Jakarta –
Khatib salat Idul Fitri 1447 H jemaah Muhammadiyah di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat, diisi oleh Ustaz Deni Lubis. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan soal persatuan umat Islam.
Dia memberi contoh serangan yang dilancarkan kepada Iran oleh Amerika Serikat dan Israel. Dia menyayangkan bahwa negara-negara Islam di sekitar Iran justru tidak membantu.
“Negara-negara tetangga muslim bukannya membantu saudaranya, melainkan membantu musuh Islam. Sementara tidak ada negara OKI yang membantu yang lemah,” kata dia, Jumat (20/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kitab suci Al-Qur’an telah mengingatkan bahaya perpecahan. Kekuatan umat Islam yang terpecah-belah bisa menjadi melemah.
Selain itu, dalam momen Ramadan tahun ini, dia mengajak para jemaah yang hadir untuk tidak hanya membangun spiritual saja. Melainkan kekuatan lain seperti ilmu, ekonomi, dan pertahanan.
“Tidak hanya spiritual, tapi harus membangun kekuatan ilmu, ekonomi, dan pertahanan, sehingga umat tidak mudah dilemahkan oleh kekuatan lain,” ungkapnya.
Ustaz Deni juga memberi contoh bangsa-bangsa yang tidak memiliki kekayaan alam yang melimpah, tapi melesat menjadi negara maju. Selain kekayaan alam, dia mengingatkan tentang pentingnya kualitas manusia.
“Kemajuan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tapi juga oleh kualitas manusia dan kemampuan mengelola potensi yang ada,” bebernya.
Seperti diketahui, Muhammadiyah melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah menetapkan Lebaran 2026 jatuh pada tanggal 20 Maret. Sementara pemerintah menetapkan Lebaran jatuh pada besok hari.
(rdh/ygs)






