Jakarta –
Sebanyak 3.000 pemudik diberangkatkan melalui program mudik gratis yang digelar Tempo Scan Group menjelang Idulfitri 2026. Sebanyak 52 bus dilepas dari kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (15/3), menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera.
Program bertema ‘Mudik Sepenuh Hati 100% Indonesia dari Generasi ke Generasi Bersama Membangun Negeri’ tersebut merupakan bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang rutin digelar untuk membantu karyawan mitra usaha pulang ke kampung halaman.
Executive Chairman & Founder Tempo Scan Group Handojo S. Muljadi mengatakan program mudik gratis tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan yang telah berdiri selama 72 tahun untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tema mudik sepenuh hati ini sejalan dengan semangat Tempo Scan yang bekerja sepenuh hati untuk Indonesia. Kami adalah perusahaan 100 persen Indonesia dengan produk-produk yang dibuat di dalam negeri, sehingga melalui program ini kami ingin memberikan manfaat nyata kepada masyarakat serta membantu para pemudik dapat pulang dengan aman dan nyaman,” kata Handojo dalam sambutannya, Minggu (15/3/2026).
Ia menambahkan program mudik gratis ini telah digelar hampir satu dekade terakhir dan menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk apresiasi kepada mitra usaha yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan bisnis Tempo Scan.
Menurut Handojo, melalui kegiatan tersebut perusahaan juga ingin mempererat hubungan dengan para mitra usaha sekaligus mendukung tradisi mudik masyarakat Indonesia menjelang Idulfitri.
Foto: Tempo Scan Group
Wakil Menteri Perhubungan RI Suntana yang turut hadir dalam acara pelepasan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mudik gratis yang dilakukan oleh sektor swasta, termasuk Tempo Scan.
“Pemerintah saat ini juga menyiapkan berbagai program stimulus dan dukungan transportasi untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik. Program mudik gratis yang dilakukan perusahaan seperti Tempo Scan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan bahagia,” ujar Suntana.
Ia juga mengingatkan para pemudik untuk berhati-hati selama perjalanan serta memperhatikan barang bawaan dan keluarga, terutama anak-anak, agar perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar.
Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, menyampaikan bahwa Istiqlal terbuka untuk berbagai kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
“Istiqlal adalah rumah besar kemanusiaan yang terbuka bagi semua kalangan. Tradisi mudik menjelang Idulfitri merupakan bagian dari kebersamaan masyarakat Indonesia, sehingga kami menyambut baik kegiatan seperti ini dan berharap program mudik gratis dapat terus memberi manfaat bagi lebih banyak masyarakat,” kata Abu Hurairah.
Dalam program mudik gratis tahun ini, peserta diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Beberapa rute yang dilayani antara lain Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, serta Lampung.
Sebelum pelepasan bus, rangkaian acara diawali dengan tausiah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustaz Akri. Kegiatan juga diisi dengan sejumlah hiburan dan pembagian doorprize bagi para peserta mudik, sehingga menambah suasana hangat dan penuh kebersamaan sebelum para pemudik memulai perjalanan menuju kampung halaman.
(anl/ega)






