Tenis: Sabalenka mengakhiri kutukan Indian Wells dengan kemenangan epik atas Rybakina

Kemenangan petenis nomor satu dunia melawan Elena Rybakina membalas kekalahannya dari petenis Kazakhstan di final Australia Terbuka 2026.

Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka akhirnya menaklukkan iblis Indian Wells-nya pada hari Minggu, mengalahkan Elena Rybakina 3-6, 6-3, ⁠7-6(6) dalam ⁠final yang menegangkan untuk merebut gelar gurun untuk pertama kalinya dan mengamankan mahkota kariernya yang ke-23.

Kemenangan tersebut merupakan penebusan manis bagi petenis Belarus, yang telah kalah dalam dua final India ⁠Wells sebelumnya, termasuk dari Rybakina sendiri pada tahun 2023, dan mengawali tahun ini dengan kekalahan dari petenis Kazakhstan berusia 26 tahun di final Australia Terbuka pada bulan Januari.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Juara Grand Slam dua kali, Rybakina mendominasi pertukaran pembuka ⁠set pertama, mematahkan servis Sabalenka untuk memimpin 4-2 dan memanfaatkan backhand pemain Belarusia itu untuk menutupnya. Ini adalah pertama kalinya Sabalenka kalah satu set di turnamen tersebut.

Set kedua dimulai dengan tidak nyaman, dengan Sabalenka mengeluarkan teriakan yang terdengar saat Rybakina memecahkan servisnya di game pembuka. Namun juara ‌Grand Slam Belarusia empat kali itu berusaha keras, merespons dengan cinta bertahan untuk menyamakan kedudukan 1-1, dan secara bertahap melemahkan keadaan.

Break kedua pada game keempat memberi Sabalenka keunggulan 4-1, dan meskipun Rybakina terus menekan, intensitas pemain Belarusia itu terbukti terlalu besar saat ia merebut set tersebut dengan empat ace dan mengakui sembilan kesalahan sendiri berbanding 13 kesalahan yang dilakukan Rybakina.

Aryna Sabalena bereaksi.
Sabalenka bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Rybakina dalam tiga set di Indian Wells [Clive Brunskill/Getty Images via AFP]

Penentunya adalah pertandingan tersendiri. Sabalenka melakukan break lebih awal untuk memimpin 3-1, namun Rybakina mampu bangkit kembali, menyamakan kedudukan menjadi 5-5 dan memimpin untuk pertama kalinya ⁠di set tersebut. Sabalenka langsung membalas dengan ketegangan tiebreak, yang skornya ⁠mencapai 6-6, sebelum ia melakukan penyelamatan gemilang untuk memastikan kedudukan menjadi 8-6.

Dengan poin terakhir itu, Sabalenka berlutut – kelegaan bagi seorang juara yang telah menunggu selama tiga tahun dan menjalani tiga final untuk akhirnya mendapatkan trofi tersebut.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Elena. Saya ⁠tahu kita akan saling berhadapan lebih sering lagi,” kata Sabalenka sebelum menerima trofi. “Terima kasih kepada semua orang yang membuat turnamen ini terlaksana. Ini benar-benar surga tenis. Saya selalu senang datang ke sini setiap tahun dan terima kasih kepada Tuhan ⁠Saya mendapatkan trofi ini.”

Kemenangan ini menutup minggu luar biasa bagi pemain berusia 27 tahun, yang tiba di Coachella Valley setelah baru saja bertunangan dengan pertunangannya asal Brazil, Georgios Frangulis.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingin berterima kasih kepada tim saya karena selalu ada di sana, dan pertunangan saya – minggu yang luar biasa! Mendapatkan anak anjing, bertunangan, dan memenangkan gelar. Saya akan mengingatnya selama sisa hidup saya,” tambahnya.

Dengan persaingan mereka yang akan menentukan permainan wanita di tahun-tahun mendatang, ‌Sabalenka ‌kini memiliki keunggulan dengan keunggulan head-to-head 9-7. Kedua pemain dipisahkan oleh satu peringkat – laju Rybakina ke final akan mengangkatnya ke peringkat dua dalam peringkat minggu depan.

Aryna Sabalenka dan Elena Rybakina bereaksi.
Sabalenka, kiri, menjadi runner-up dua kali di Indian Wells (2023, 2025) sebelum kemenangan perdananya hari Minggu melawan Rybakina [Robert Prange/Getty Images]
  • Related Posts

    Polisi Ungkap Rute Pelaku Sebelum-Sesudah Siram Air Keras ke Aktivis KontraS

    Jakarta – Polisi mengungkap rute yang dilalui terduga pelaku penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KonstraS, Andrie Yunus. Polisi menyebut rute tersebut diketahui dari hasil pengecekan rekaman CCTV di sejumlah…

    PMJ Hati-hati Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Agar Terverifikasi

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjamin pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus dilakukan transparan dan profesional. Asep juga mengatakan pengungkapan kasus…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *