Kemenpan-RB Siapkan Pengisian ASN di Kopdes Merah Putih

WAKIL Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto menyatakan pemerintah telah menyusun skenario penugasan aparatur sipil negara atau ASN di Kopdes Merah Putih.

Menurut Purwadi, Kemenpan-RB telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menempatkan ASN pemerintah daerah sebagai salah satu pengelola program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Dua kementerian ini juga telah menerbitkan surat edaran bersama sebagai bentuk tindak lanjut dari perintah tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Instruksi penugasan ASN di koperasi desa antara lain tercantum dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 1227/2025 tentang penugasan PPPK Instansi Daerah di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

“Sesuai dengan hasil rapat koordinasi pada Kemenko Pangan kemarin, Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai dengan peran dalam SE Bersama akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Instansi Daerah,” kata Purwadi dalam keterangan tertulis yang dimuat di laman resmi kementerian pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Di samping itu, ia menambahkan, Kemenpan-RB juga mendukung rencana rekrutmen sarjana penggerak pembangunan Indonesia atau SPPI oleh Kementerian Pertahanan. SPPI ini juga akan ditempatkan sebagai salah satu pengelola koperasi pemerintah. 

Menurut Purwadi, SPPI memiliki peran strategis dalam rangka pengembangan kompetensi sumber daya koperasi. “Kami sangat menyambut baik rakor pendidikan SPPI Pengawak Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari upaya menyukseskan pelaksanaan program prioritas Bapak Presiden yang harus kita dukung dan sukseskan secara bersama-sama,” katanya.

Adapun Kementerian Pertahanan rencanya akan merekrut 30 ribu SPPI untuk mengelola Koperasi Desa Merah Putih. Mereka akan menjadi tenaga pengawak bagi 80 ribu koperasi yang ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus tahun ini.

“Pemerintah menargetkan perekrutan dan pelatihan sekitar 30.000 tenaga pengawak melalui dukungan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri,” kata Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dalam rapat percepatan program Koperasi Desa Merah Putih, sebagaimana dimuat dalam keterangan resmi Kemenhan pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait menyampaikan mereka yang lolos menjadi SPPI akan menempati posisi manajer di Koperasi Desa Merah Putih yang ada di berbagai daerah. 

Perekrutan SPPI ini dijadwalkan akan dimulai pada Juni 2026. “Saat ini masih dalam tahap koordinasi lintas kementerian atau lembaga serta penyiapan,” katanya saat dihubungi pada Jumat, 13 Maret 2026.

  • Related Posts

    Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik ke 23 Kota dengan 153 Bus dari TMII

    Jakarta – PT Pertamina (Persero) memberangkatkan ribuan peserta program Mudik Bareng Pertamina 2026 dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Program ini menjadi bagian dukungan Pertamina terhadap upaya pemerintah mendorong…

    Menkum: RUU Disinformasi Atur Medsos, Bukan Media Mainstream

    MENTERI Hukum Supratman Andi Agtas mengklaim Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing (RUU Disinformasi) tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers. Menurut Supratman, penyusunan rancangan itu dilakukan dengan hati-hati dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *