Pantau Aktivitas WNA Secara Terintegrasi, Polda Bali Luncurkan Cakrawasi

Jakarta

Polda Bali resmi meluncurkan website dan command center Cakra Pengawasan Orang Asing (Cakrawasi) di Mako Polda Bali. Peluncuran sistem pengawasan berbasis teknologi ini dilakukan untuk memantau keberadaan serta aktivitas warga negara asing (WNA) di Bali secara terintegrasi.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna, Direktur PT Paiza Indonesia Maju, serta seluruh pejabat utama Polda Bali.

Selain meresmikan Cakrawasi, dalam kesempatan itu juga diluncurkan Command Center Cakrawasi serta Galeri Mandala Krisna Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Bali di lingkungan Polda Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya mengatakan pengembangan sistem ini dilatarbelakangi tingginya kunjungan wisatawan asing ke Bali. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,05 juta orang, meningkat sekitar 750 ribu orang atau 11,9 persen dibandingkan tahun 2024.

Lonjakan kunjungan tersebut menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi investasi dan pariwisata yang paling diminati di Indonesia. Namun, di sisi lain, meningkatnya mobilitas warga negara asing juga berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan.

“Meningkatnya mobilitas dan keberadaan warga negara asing juga dapat menimbulkan kerawanan seperti risiko keamanan dan pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing di wilayah Bali, baik sebagai korban maupun pelaku,” ujar Daniel, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2026).

Berangkat dari kondisi tersebut, Polda Bali mengembangkan Cakrawasi sebagai sistem pengawasan terintegrasi berbasis teknologi untuk mengantisipasi potensi kerawanan maupun pelanggaran hukum oleh orang asing di Bali.

Platform digital ini dirancang untuk memudahkan pengawasan dan pendataan keberadaan serta aktivitas orang asing secara cepat, akurat, dan tetap menjamin kerahasiaan data.

“Dengan sistem ini, risiko kegiatan ilegal, penyalahgunaan hingga pelanggaran hukum lainnya dapat diminimalisir dan dimitigasi dengan segera,” kata Daniel.

Ia menjelaskan, website Cakrawasi telah melalui tahap uji coba sejak 5 Desember 2025. Pengoperasiannya melibatkan berbagai instansi dan stakeholder terkait, termasuk dukungan dari penyedia jasa akomodasi seperti hotel dan penginapan di seluruh Bali.

“Dengan Cakrawasi ini kita bisa melihat pergerakan mereka semua melalui laporan hotel atau penginapan atau yang lain-lain sejenisnya. Sehingga ketika ada sesuatu yang agak ganjil, ini kita bisa deteksi,” jelasnya.

Pengoperasian Cakrawasi juga didukung oleh Command Center yang berfungsi sebagai pusat kendali pemantauan, pengelolaan, serta analisis data keberadaan orang asing secara real time. Melalui fasilitas tersebut, setiap data dan laporan yang masuk dapat diverifikasi, dipantau, hingga ditindaklanjuti secara lebih cepat dan responsif.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban, sistem ini juga diharapkan dapat mempermudah proses pengungkapan perkara apabila terjadi pelanggaran hukum yang melibatkan warga negara asing.

Dalam kesempatan itu, Daniel juga memberikan apresiasi kepada Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Bali Kombes Syahbuddin beserta jajaran dan seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan dan operasionalisasi Cakrawasi, termasuk penataan estetika ruangan Galeri Mandala Krisna Ditintelkam Polda Bali.

Usai peluncuran,Daniel bersama Wayan dan para stakeholder melakukan peninjauan langsung ke ruang Command Center Cakrawasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemukulan gong sebagai tanda resmi diluncurkannya website Cakrawasi sekaligus acara buka bersama.

(anl/ega)

  • Related Posts

    Prabowo Ingin Berhemat Akibat Perang, Contohkan Pakistan

    PRESIDEN Prabowo Subianto ingin melakukan penghematan untuk menghadapi potensi krisis akibat perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Prabowo memberi contoh negara lain yang sudah berhemat lewat pemotongan gaji pejabat.…

    Terjaring OTT KPK, Bupati Cilacap Dibawa ke Jakarta Malam Ini

    Cilacap – Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Cilacap, Jawa Tengah. Tim KPK membawa Syamsul ke Jakarta malam ini. Dilansir detikJateng, Jumat (13/3/2026),…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *