Kata TNI soal Hidupkan Kembali Jabatan Kaster

PANGLIMA TNI Jenderal Agus Subiyanto menerbitkan surat mutasi prajurit. Dalam warkat tersebut, Agus menunjuk Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi menjadi Kepala Staf Teritorial atau Kaster TNI.

Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasrullah membenarkan ihwal mutasi yang dilakukan Panglima, termasuk mengisi kembali jabatan Kaster TNI. “Langkah ini dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis,” kata Aulia melalui pesan WhatsApp, Kamis, 12 Maret 2026.

Toh, dia melanjutkan, mutasi prajurit di lingkungan TNI merupakan hal yang lazim terjadi. Sebab, dilakukan dalam rangka pembinaan karier dan kebutuhan organisasi.

Jabatan Kaster TNI sempat dihapus pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pada 2001. Kala itu, Kaster TNI yang dijabat Letnan Jenderal Agus Widjojo direncanakan dihapus seiring dengan Agus yang bakal dilantik menjadi Wakil Ketua MPR dari fraksi TNI/Polri.

Aulia menegaskan, keputusan menghidupkan kembali jabatan Kaster TNI tidak serta merta dilakukan. “Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” ujarnya.

Sementara itu, usai didapuk menjadi Kaster TNI, jabatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) yang diemban Bambang Trisnohadi akan digantikan oleh Mayor Jenderal Lucky Avianto. Lucky sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XXIV/Mandala Trikora.

Novali Panji Nugroho berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *