Kata Kedubes Iran di RI soal Mojtaba Khamenei Terpilih Jadi Pemimpin Tertinggi

Jakarta

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia menyampaikan pernyataan terbaru terkait pemimpin tertinggi yang baru, Ayatollah Mojtaba Hosseini Khamenei. Kedubes Iran menegaskan bahwa hal ini bukti Iran tak bergantung pada hanya satu individu saja.

“Pemilihan ini sekali lagi membuktikan bahwa Republik Islam Iran tidak bergantung pada satu individu, melainkan merupakan sebuah sistem yang berlandaskan supremasi hukum, suara rakyat, dan nilai-nilai Ilahi,” kata Kedubes Iran di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kedubes Iran mengatakan bahwa sistem pergantian pemimpin berjalan dengan baik. Semata-mata untuk menegakkan keadilan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Meskipun telah kehilangan seorang pemimpin besar, sejumlah pejabat tinggi, dan komandan militer seniornya, sistem ini akan tetap melanjutkan jalannya dengan keteguhan dan kekuatan di bawah kepemimpinan baru yang layak, dalam upaya menegakkan kebenaran dan keadilan di dunia,” ungkapnya.

Selain itu, dijelaskan bahwa saat ini sudah tahap ke-30 dari Operasi “Janji Setia 4” (Va’deh Sadegh 4) dilaksanakan di bawah komando kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei terhadap wilayah-wilayah zionis Israel.

Kedubes Iran juga mencatat para korban dari serangan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu. Tercatat lebih dari 1.300 anak-anak dan warga sipil tak berdosa telah menjadi syahid, dan 9.669 target sipil telah dihancurkan, termasuk 7.943 unit rumah tinggal, 1.617 pusat perdagangan dan layanan, 32 pusat medis dan farmasi, 65 sekolah dan fasilitas pendidikan, 13 bangunan Perhimpunan Bulan Sabit Merah, serta sejumlah infrastruktur penyediaan energi.

Sebelumnya, Ayatollah Mojtaba Khemenei resmi menjadi pemimpin tertinggi di Iran. Mojtaba merupakan putra kedua dari Ali Khamenei.

Dilansir Aljazeera, Senin (9/3/2026), mekanisme penunjukan itu dilakukan setelah Ali Khamenei terbunuh dalam serangan AS dan Israel pada hari pertama. Setelah proses di Majelis Pakar, Mojtaba, yang disebut-sebut sebagai calon kuat, terpilih sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru.

Mojtaba Khamenei tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum, tetapi selama beberapa dekade telah menjadi tokoh yang sangat berpengaruh di lingkaran dalam pemimpin tertinggi. Ia juga membina hubungan yang erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

(rdp/dhn)

  • Related Posts

    Mengapa perang Israel terhadap Hizbullah terus terjadi

    Israel telah mencoba selama beberapa dekade untuk menghidupkan Hizbullah melalui perang dan pembunuhan. Mengapa kelompok ini bertahan? Serangan terbaru Israel terhadap Lebanon terjadi setelah konflik selama beberapa dekade dengan Hizbullah.…

    Jadwal Imsak Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 10 Maret 2026

    Jakarta – Hari ini, umat Islam akan menjalankan puasa Ramadan 2026 hari ke-20. Supaya tidak terlambat sahur, simak dulu jadwal imsak hari ini tanggal 9 Maret 2026. Berikut jadwal imsakiyah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *