INFO NASIONAL – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengupayakan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, agar dapat masuk tahap III pada tahun ini dan mulai beroperasi pada 2027.
Agus Jabo menyampaikan komitmen itu saat menerima audiensi Bupati Mukomuko Choirul Huda dan Wakil Bupati Mukomuko Rahmadi di Kantor Kementerian Sosial, Selasa, 3 Maret 2026. Ia menyatakan akan mengawal agar Mukomuko dapat bergabung dalam tahap lanjutan pembangunan Sekolah Rakyat.
Pada tahap awal, kata dia, program diprioritaskan bagi daerah yang telah memiliki rintisan. Namun, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, setiap kabupaten dan kota ditargetkan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat, termasuk wilayah yang sebelumnya belum memiliki program serupa.
Agus Jabo mengatakan kebijakan tersebut berbasis data tunggal mengenai jumlah anak tidak bersekolah dan faktor struktural yang membuat kemiskinan berulang antargenerasi. Menurut dia, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen untuk memutus transmisi kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Ia menambahkan, Presiden menargetkan dua capaian utama, yakni penuntasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, yang manfaatnya diharapkan segera dirasakan masyarakat.
Bupati Choirul Huda menyatakan pemerintah daerah serius mendukung program tersebut dan telah menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Ia berharap kehadiran program itu menjadi bukti perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.
Dalam pertemuan yang sama, Pemkab Mukomuko juga membahas kesiapsiagaan bencana. Kabupaten di wilayah utara Provinsi Bengkulu itu dinilai rawan tsunami, banjir, longsor, dan kekeringan. Menanggapi hal tersebut, Agus Jabo meminta pemerintah daerah segera mengusulkan pembentukan Kampung Siaga Bencana kepada Kementerian Sosial. (*)






