Seskab Ungkap Alasan Prabowo Undang Eks Presiden-Wapres hingga Ketum Parpol

Jakarta

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan presiden dan wapres terdahulu hingga para ketum partai politik parlemen. Prabowo disebut akan meminta pandangan terkait kondisi terkini.

“Untuk diskusi bersilaturahmi saling bertukar pandang. Bapak Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditanya hal apa yang akan dibahas, Teddy belum merinci. Yang pasti menurutnya semua isu terkini termasuk kondisi geopolitik.

“Semuanya dibahas, nanti karena belum mulai,” ujarnya.

Adapun presiden terdahulu yang hadir yakni Presiden ke-6 Susilo Bambang Yushoyono (SBY), Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Wapres ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono, Wapres ke-13 Ma’ruf Amin.

Sementara para ketum parpol yang hadir yakni Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzamil, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan serta Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hadir juga jajaran kabinet yakni Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Mensos Saifullah Yusuf, Mendikdasmn Abdul Mu’ti, hingga Kepala BGN Dadan Hindayana.

Terlihat juga Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, hingga Ketua MPR Ahmad Muzani.

(eva/azh)

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *