Dukung Program Prabowo, Polres Bogor Bakal Renovasi 13 Rumah Tak Layak Huni

Bogor

Polres Bogor melalukan realisasi program rumah ASRI atau bedah rumah tidak layak huni. Program tersebut selaras dengan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Langkah ini dilakukan guna memastikan inovasi Kapolda Jabar dalam pengentasan rumah tidak layak huni benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bogor,” kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Sabtu (28/2/2026).

Hal tersebut juga dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Wikha sendiri meninjau langsung tiga rumah yang akan dibedah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami hadir di sini untuk mengawal langsung Program Rumah ASRI yang merupakan instruksi dan inovasi dari Bapak Kapolda Jabar,” tuturnya.

“Program ini dirancang khusus oleh Bapak Kapolda untuk memperkuat visi besar Bapak Presiden Prabowo dalam menghadirkan hunian yang layak bagi rakyat,” lanjutnya.

Saat ini, sebanyak 13 rumah masuk dalam sasaran program tersebut. Wikha sendiri meninjau pembangunan yang berada di Kecamatan Ciawi, Kemang, dan Citeureup.

“Inovasi Rumah ASRI ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, namun mengedepankan standar hunian yang sehat, aman, dan memiliki tata ruang yang lebih asri,” bebernya.

Pembangunan tersebut sebagai langkah bahwa Polri harus berada di garda terdepan mendukung program nasional. Salah satunya mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat.

“Sinergi kebijakan dari Bapak Presiden yang diperkuat oleh inovasi Bapak Kapolda Jabar ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat melalui institusi Polri,” pungkasnya.

(rdh/ygs)

  • Related Posts

    Christian Eriksen dari Denmark pingsan saat pertandingan melawan Ukraina

    PEMECAHAN, Pesepakbola tersebut memiliki alat pemicu jantung khusus yang ditanamkan sejak ia pingsan saat bertanding pada tahun 2021. Pemain sepak bola Denmark Christian Eriksen telah pingsan di ⁠lapangan dalam pertandingan…

    Pria Sumenep Tipu Warga Modus Loloskan Jadi Polisi-PNS, Korban Rugi Rp 600 Juta

    Jakarta – Polisi menangkap pria inisial AS, warga Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dia ditangkap karena diduga terlibat kasus penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi anggota Polri dan Pegawai Negeri…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *