Jakarta –
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manama, Bahrain, membenarkan bahwa ada serangan di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Juffair. Warga negara Indonesia (WNI) di Bahrain diminta tetap tenang.
“Telah terjadi ledakan di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Juffair. Kantor KBRI Manama di Juffair untuk sementara waktu ditutup,” tulisnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun hotline KBRI Manama bisa dikontak pada nomor +973 3879 1650. Serta informasi resmi akan terus disampaikan melalui media sosial KBRI Manama.
“Masyarakat Indonesia di Bahrain diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah Bahrain dan KBRI Manama,” katanya.
“Informasi dan arahan lebih lanjut akan disampaikan secepatnya sesuai perkembangan situasi,” tambahnya.
KBRI Manama juga meminta WNI memantau perkembangan situasi dengan memantau media massa dan sumber informasi resmi. Serta senantiasa menaati imbauan keamanan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat.
“Meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan diri sendiri serta keluarga. Sebisa mungkin tetap berada di rumah masing-masing,” katanya.
Selain itu, WNI diminta memastikan telah melakukan lapor diri kepada KBRI Manama. Bagi yang belum, agar segera lapor di website https://peduliwni.kenlu.go.id/beranda.html.
Iran Serang Bahrain-Qatar
Rentetan ledakan mengguncang sejumlah negara Teluk Arab yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Mulai Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, hingga Kuwait semuanya melaporkan rentetan ledakan setelah AS bersama Israel menyerang Iran.
Kantor berita Bahrain News Agency, seperti dilansir CNN dan The Guardian, Sabtu (28/2/2026), melaporkan pusat layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain telah “menjadi sasaran serangan rudal”.
Kantor berita Iran, Fars, secara terpisah menyebut serangan rudal telah dilancarkan terhadap pangkalan AS yang ada di Bahrain.
Diketahui bahwa Bahrain merupakan salah satu sekutu penting AS di kawasan Teluk Persia, dan menjadi tuan rumah tetap bagi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Ibu Kota Manama.
(azh/idh)






