Doa Megawati di Tanah Suci untuk Bung Karno dan Putra-Putrinya

INFO TEMPO – Momen ibadah umrah Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Tanah Suci menjadi kesempatan penuh khidmat untuk memanjatkan doa bagi keluarga dan bangsa. Dalam rangkaian tawaf yang dipimpin Duta Besar RI untuk Tunisia sekaligus Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif), Zuhairi Misrawi, Megawati menyampaikan rasa syukur atas dipulihkannya nama baik ayahandanya, Presiden pertama RI, Soekarno.

“Kami bersyukur kepada-Mu, ya Allah karena kini tak ada lagi fitnah terhadap Bapak Proklamator sekaligus pahlawan bangsa kami, Bung Karno, setelah nama baiknya dipulihkan oleh MPR RI,” ujar Zuhairi yang akrab disapa Gus Mis, Sabtu, 14 Februari 2026 sore waktu setempat.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dalam doa tersebut, Megawati memohon agar Bung Karno dijadikan penghuni surga serta segala derita dan sakit yang pernah dialaminya menjadi penghapus dosa. Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa ajaran Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang digali Bung Karno tetap menjadi pilar utama kekuatan Indonesia dalam membumikan gotong royong dan kerukunan.

Doa juga dipanjatkan untuk sang ibunda, Fatmawati, yang disebut sebagai sosok perempuan tangguh dengan jasa besar dalam perjuangan kemerdekaan. Megawati memohon agar seluruh amal ibadah Fatmawati diterima dan kuburnya dilapangkan.

Dalam ibadah tersebut, Megawati didampingi putranya M. Prananda Prabowo beserta istri Nancy Prananda, serta putrinya yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani. Turut hadir Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron B. Ambary dan Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah.

Megawati secara khusus mendoakan agar Prananda dan Puan senantiasa rukun serta dijauhkan dari segala bentuk fitnah dan hasad. “Rukunkan keduanya dalam kerukunan yang Engkau ridhai, rahmati persaudaraan keduanya dengan payung kasih dan sayang yang Engkau ridhai,” tutur Gus Mis memimpin doa yang diikuti Megawati dan rombongan.

Ia juga memohon agar kedua anaknya dipersatukan dalam iman, Islam, dan ihsan, sehingga dapat bahu-membahu menjaga kejayaan PDI Perjuangan. Ahmad Basarah menyampaikan harapannya agar doa tersebut diijabah Allah SWT demi kebaikan dan masa depan partai yang semakin solid.(*)

  • Related Posts

    17 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Ada Libur Imlek dan Lainnya

    Jakarta – Tanggal 17 Februari 2026 jatuh pada hari Selasa dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia. Tanggal merah ini berkaitan dengan salah satu perayaan besar yang diperingati masyarakat,…

    Anggota Komisi III DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tidak Tepat

    Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, tak sepakat dengan pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut Undang-Undang KPK versi terbaru merupakan hasil inisiatif DPR. Legislator dengan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *