BGN Larang UPF dan Rasa Pedas dalam Menu MBG Selama Ramadan

BADAN Gizi Nasional melarang satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) menggunakan produk Ultra Processed Food (UPF) dalam menu makan bergizi gratis (MBG) selama ramadan. Kepala BGN Dadan Hindayana menuturkan larangan tersebut termuat dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 yang mengatur pelaksanaan MBG selama bulan ramadan. 

Dalam surat edaran tersebut, kata Dadan, penerima manfaat akan menerima menu MBG dalam paket kemasan sehat yang makanannya tidak menggunakan produk pabrikan UPF. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun UPF adalah makanan yang dibuat melalui serangkaian proses industri dengan menggunakan bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, dan perasa. Tujuannya adalah agar makanan ultra proses ini siap santap, tahan lama, serta mudah disajikan.

Menurut Dadan, beberapa menu kemasan yang yang diperbolehkan dalam MBG adalah telur asin, abon, dendeng kering, buah, dan makanan khas lokal lainnya. “Yang pasti tetap memperhatikan keamanan pangan, mutu makanan, serta standar gizi menurut kelompok usia penerima manfaat,” kata Dadan dalam keterangan resmi pada Sabtu, 14 Februari 2026. 

Ia menambahkan, dalam penetapan menu MBG selama Ramadan, BGN juga mengimbau SPPG tidak menyajikan makanan yang cepat basi, bercita rasa pedas, maupun yang berpotensi menimbulkan insiden keamanan pangan.

Penyesuaian menu dalam MBG selama ramadan dilakukan seiring dengan perubahan skema pendistribusian. Selama ramadan nanti, SPPG harus menyediakan menu yang tahan lama sehingga pelajar yang berpuasa dapat membawa pulang makanan tersebut untuk disantap saat berbuka.

Dadan menegaskan program MBG ini akan tetap terlaksana, termasuk selama libur ramadan dan imlek. Pendistribusian MBG akan hanya akan dihentikan sementara saat cuti lebaran pada 18-24 Maret 2026 nanti. 

Namun sebagai penggantinya, distribusi akan dilakukan lebih awal dengan menggunakan paket bundling kemasan sehat. Paket bundling merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat MBG untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus. 

  • Related Posts

    Jadwal Persiapan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza

    TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Darat mulai bersiap mematangkan rencana mengirim prajurit ke Gaza, Palestina, untuk berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi atau International Stabilization Force (ISF). Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca…

    Pernyataan Lengkap Walkot Denpasar Minta Maaf ke Prabowo-Mensos soal BPJS PBI

    Jakarta – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meminta maaf atas penyataannya tentang penonaktifan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK). Ia mengaku keliru memahami instruksi Presiden Prabowo…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *