Jakarta –
Sebuah gudang pabrik pestisida di kawasan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) terbakar dan mencemari sungai di Tangerang Raya. Gudang tersebut kini digaris polisi.
Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (13/2/2026), asap sekitar gudang tersebut masih sedikit mengepul. Bau tak sedap dari kebakaran bahan berbahaya dan beracun (B3) juga sangat menyengat di sekitar lokasi.
Dinding di gudang terbakar tersebut terlihat menghitam. Pasir di lokasi kebakaran juga tampak berserakan. Tampak juga sebuah ekskavator di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bau di lokasi kebakaran membuat sejumlah warga sekitar memakai masker. Meski begitu, aktivitas warga di sekitar lokasi kebakaran saat ini normal.
Selain garis polisi, lokasi kebakaran juga telah dipasangi plang dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
“Peringatan. Area ini dalam pengawasan pejabat pengawas lingkungan hidup,” demikian isi tulisan dalam plang tersebut.
Seperti diketahui, pabrik pestisida yang berada di Kecamatan Setu, Kota Tangsel terbakar pada Senin (9/2) lalu. Petugas sampai harus menggunakan 2 truk pasir untuk memadamkan api yang bersumber dari bahan kimia tersebut.
Api baru padam setelah 7 jam penanganan. Kebakaran tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materil, tetapi meninggalkan jejak cemaran air di Sungai Cisadane.
Banyak ikan yang mati setelah air Sungai Cisadane diduga tercemar dari pabrik pestisida. Air sungai berubah warna menjadi putih setelah tercemari.
(yld/yld)






