1,6 Juta Peserta PBI BPJS di Jawa Tengah Dinonaktifkan

SEBANYAK 1,6 juta peserta Penerima Bantuan Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (PBI BPJS) di Jawa Tengah dinonaktifkan. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau fasilitas kesehatan tak menolak pasien akibat penonaktifan tersebut.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Seluruh bupati dan wali kota diminta memastikan dinas kesehatan segera melakukan koordinasi lintas sektor dengan dinas sosial, BPJS Kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

“Koordinasi ini penting untuk memastikan jaminan pembiayaan dan pelayanan kesehatan bagi pasien hemodialisa, thalasemia, kemoterapi, serta penyakit kronis lainnya tetap terpenuhi selama proses penanganan administrasi berlangsung,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar dalam siaran tertulis pada Selasa, 10 Februari 2026.

Menurut dia, hak masyarakat memperoleh layanan kesehatan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Meskipun kini terjadi kendala administratif kepesertaan jaminan kesehatan.

“Pemprov Jawa Tengah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan,” ucap dia. “Tidak boleh ada penolakan pasien, terutama bagi mereka yang sedang menjalani terapi rutin dan berisiko tinggi jika pengobatan terhenti.”

  • Related Posts

    Kebakaran Pabrik Terpal di Bogor Padam Usai 7 Jam, Tak Ada Korban Jiwa

    Bogor – Kebakaran pabrik pembuatan terpal di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya padam. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 7 jam. Kebakaran terjadi pada Minggu (29/3) sekitar pukul 15.30 WIB.…

    'Kami bisa mengasuransikan kapalnya, tapi kami tidak bisa mengasuransikan nyawa manusia.'

    ‘Kami bisa mengasuransikan kapalnya, tapi kami tidak bisa mengasuransikan nyawa manusia.’ Umpan Berita Ketua Organisasi Maritim Internasional Arsenio Dominguez memperingatkan 20.000 pelaut yang terdampar di Selat Hormuz, karena asuransi yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *