Megawati: Gelar Doktor Bertambah, Tanggung Jawab Kemanusiaan Meningkat

INFO TEMPO – Presiden Kelima Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan adanya rasa bangga sekaligus tanggung jawab yang kian besar setelah kembali menerima gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa). Gelar tersebut dianugerahkan oleh Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), Riyadh, Arab Saudi, Senin, 9 Februari 2026 waktu setempat.

Megawati menyampaikan bahwa perasaan tersebut muncul usai dirinya menjalani prosesi penganugerahan dan menyampaikan pidato ilmiah di hadapan sivitas akademika PNU. “Tentunya apa ya, bergemuruh, artinya bangga, ya juga merasa bertambah tanggung jawab, seperti yang sudah saya sampaikan saat orasi ilmiah,” ujar Megawati kepada media.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Presiden perempuan pertama Republik Indonesia itu menegaskan bahwa bertambahnya gelar kehormatan bukanlah sesuatu yang ia maknai sebagai hadiah, apalagi untuk dipamerkan. Menurutnya, gelar tersebut justru merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab kemanusiaan.

“Bukan berarti seperti mendapat hadiah. Menurut saya, ini adalah tanggung jawab kemanusiaan. Saya merasa dipercaya oleh mereka yang memberikan gelar profesor maupun doktor kehormatan. Itu suatu tanggung jawab yang luar biasa,” paparnya.

Dengan penganugerahan dari PNU, Megawati kini telah menerima total 11 gelar Doktor Honoris Causa dari berbagai universitas ternama di dalam dan luar negeri. Gelar-gelar tersebut diperolehnya dari Waseda University Jepang, MGIMO Rusia, Korea Maritime and Ocean University, Universitas Padjadjaran, Universitas Negeri Padang, Mokpo National University Korea Selatan, IPDN, Fujian Normal University Tiongkok, Soka University Jepang, hingga Universiti Tunku Abdul Rahman Malaysia.

Selain itu, Megawati juga telah menerima tiga gelar profesor kehormatan, masing-masing dari Universitas Pertahanan RI di bidang Kepemimpinan Strategik, Seoul Institute of the Arts di bidang Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif, serta Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage di Uzbekistan di bidang Pariwisata Berkelanjutan.

Lebih jauh, Megawati menyampaikan bahwa rasa tanggung jawab tersebut mendorongnya untuk terus terlibat dalam berbagai upaya kemanusiaan global. Ia menilai masih banyak persoalan kehidupan dunia yang membutuhkan solusi bersama lintas negara dan budaya.

Karena itulah, Megawati mengaku aktif mengikuti berbagai forum internasional, salah satunya melalui keterlibatannya dalam program Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia (Zayed Award for Human Fraternity). Dalam forum tersebut, ia bertemu dengan banyak tokoh dunia untuk mendiskusikan berbagai isu kemanusiaan yang dinilai memerlukan gerakan kolektif.

“Bertemu banyak tokoh dari seluruh dunia, ternyata masih banyak hal yang harus didiskusikan bersama untuk menjadi sebuah gerakan. Saya bersedia untuk mengikuti, meskipun saya juga menyadari usia saya sudah lumayan,” ujar Megawati, yang baru saja mengikuti rangkaian agenda Zayed Award di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia sendiri merupakan penghargaan kemanusiaan global tahunan yang mengakui dan mendukung individu maupun institusi dari berbagai latar belakang yang berkontribusi dalam memajukan nilai solidaritas, keadilan, integritas, dan optimisme demi masa depan peradaban dunia.(*)

  • Related Posts

    Andre Rosiade Bagikan Sembako di Perumnas Indarung, Warga Sampaikan Harapan

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Andre Rosiade kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyerahkan ratusan paket sembako kepada warga Perumnas Indarung, Kecamatan…

    Jaksa Muda Kejagung Batal Bersaksi, KPK Tetap Pede Pulangkan Paulus Tannos

    Jakarta – Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), R Narendra Jatna, batal hadir sebagai saksi ahli dalam sidang ekstradisi Paulus Tannos di Singapura. KPK tetap optimistis…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *