Jakarta –
Empat orang pemuda diamankan di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, dini hari tadi. Mereka diduga hendak tawuran dan membawa senjata tajam.
Keempat pemuda ini ditangkap saat anggota Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Presisi Polres Metro Jakarta Timur melakukan patroli. Kegiatan rutin yang ditingkatkan ini menyasar sejumlah titik rawan tawuran.
Saat melintas di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, petugas mengamankan empat pemuda beserta satu bilah senjata tajam jenis celurit dan sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penangkapan berawal sekitar pukul 02.40 WIB, tim patroli mendapati dua sepeda motor berboncengan dengan gerak-gerik mencurigakan di wilayah Pulogadung. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan pemeriksaan hingga akhirnya mengamankan empat pemuda beserta satu bilah senjata tajam jenis celurit.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menegaskan bahwa patroli preventif menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, setiap indikasi gangguan kamtibmas, khususnya yang melibatkan senjata tajam dan kelompok remaja, harus dicegah sejak dini.
Keempat pemuda tersebut selanjutnya dibawa ke Polsubsektor KIP Pulo Gadung untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum. Patroli serupa terus digencarkan sebagai upaya menekan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan yang kerap berulang terjadi di wilayah Jakarta Timur.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kehadiran aparat pada jam rawan dinilai efektif mencegah potensi bentrokan yang dapat membahayakan keselamatan warga.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Jaga Jakarta, inisiatif Kapolda Metro Jaya untuk menekan potensi kejahatan jalanan secara berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,” kata Budi Hermanto, Selasa (10/2/2026).
Budi Hermanto juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat 110. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan kejahatan serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Jakarta.
(mea/mea)






