BGN: Skema Penyaluran MBG saat Ramadan Seperti Tahun Lalu

KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan skema penyaluran menu makan bergizi gratis atau MBG pada bulan suci Ramadan mendatang akan serupa dengan yang diberlakukan tahun sebelumnya. 

Dia menjelaskan, untuk daerah dengan mayoritas penganut agama Islam, menu MBG akan tetal disalurkan pada jam sekolah, namun baru bisa disantap jelang waktu berbuka puasa di rumah. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Skema penyaluran saat Ramadhan seperti tahun lalu,” kata Dadan di Kompleks DPR, MPR, DPD Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Januari 2026. 

Dadan menuturkan, karena makanan hanya bisa disantap di rumah pada waktu berbuka puasa, maka menu MBG yang akan disalurkan akan disajikan dengan bahan baku yang lebih tahan lama. 

“Tahan sampai 12 jam,” ujar dia. 

Sementara untuk daerah dengan mayoritas penganut agama selain Islam, Dadan mengatakan, skema penyaluran MBG akan tetap dijalankan seperti biasa. 

“Untuk daerah yang mayoritas tidak puasa, pelayanan normal,” ucap Guru besar IPB University itu. 

Pada Ramadan 2025 yang jatuh pada Maret lalu, proyek MBG tetap berlanjut. Sebelumnya, Dadan menjelaskan MBG memiliki mekanisme yang berbeda dari biasanya selama bulan puasa. 

“Untuk Ramadan tetap dilaksanakan. Jadi kalau sekolah masuk maka program makan bergizi tetap dilaksanakan,” ujar Dadan Hindayana di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Senin, 24 Februari 2025. 

Hidangan yang sebelumnya disajikan untuk makan siang, kata dia, bisa dibawa pulang dan dikonsumsi setelah waktu Maghrib bagi siswa yang berpuasa.  

Menu MBG pada awal Ramadhan kala itu, antara lain roti, telur, sereal, hingga buah kurma.  

“Jadi untuk yang puasa bisa dimakan saat buka. Untuk yang tidak puasa bisa dimakan sembunyi-sembunyi di sekolah atau di rumah,” kata Dadan.

Dinda Shabrina berkontribusi dalam penulisan artikel ini
  • Related Posts

    Waka Komisi IX DPR Tak Setuju MBG Sasar Lansia-Guru: Melenceng dari Tujuan

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyambut baik rencana perluasan penerima makan bergizi gratus (MBG) kepada anak dari pernikahan siri hingga putus sekolah. Kendati demikian, ia…

    Prabowo Cabut 28 Izin Perusahaan Penyebab Banjir Sumatera

    Jakarta – Pemerintah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan-perusahaan nakal pengelola kawasan hutan di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Presiden Prabowo Subianto memutuskan pencabutan perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *