Ini Revolver-Laras Panjang Sitaan Polisi dari Gudang Senpi Rakitan di Sumedang

Jakarta

Subdit Resmob Polda Metro Jaya membongkar gudang tempat perakitan senjata api ilegal di Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Polisi turut menyita sejumlah barang bukti senjata api rakitan.

Deretan barang bukti itu ditampilkan di ruangan konferensi pers di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (20/1/2026). Tampak di antara barang bukti itu ada revolver hingga senjata laras panjang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain senjata, ada puluhan peluru yang juga diamankan. Ada juga mesin bor yang diduga alat untuk membuat senjata rakitan.

Sebelumnya, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar kasus senjata api ilegal. Lima tersangka diamankan.

“Telah dilakukan penangkapan oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama dengan Sat Brimob Polda Jawa Barat, terhadap 5 orang tersangka tindak pidana perakit dan perdagangan senjata api tanpa izin,” Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, kepada wartawan, Sabtu (10/1).

Polisi mengamankan dua orang tersangka di Jawa Barat. Tiga orang lainnya lebih dulu diamankan pada Desember 2025.

“Hari ini, dua orang tersangka inisial IM telah ditangkap di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dan tersangka inisial RA ditangkap di Kota Bandung, Jawa Barat. Tiga orang tersangka lainnya inisial RR, JS, dan SA sudah kami amankan sebelumnya, tanggal 16 Desember 2025,” jelasnya.

Saksikan Live DetikSore :

(wnv/eva)

  • Related Posts

    Perakit Senjata di Sumedang Belajar Via YouTube, Modif Airsoft Gun Jadi Senpi

    Jakarta – Polisi mengungkap sindikat perakit dan penjual senjata api rakitan ilegal yang beroperasi di Sumedang, Jawa Barat (Jabar). Polisi menyebut para tersangka belajar merakit senjata ilegal dari YouTube. “Mereka…

    28 Jam Berlalu, Jasad Pramugari ATR 42-500 Masih Belum Bisa Dievakuasi

    Pangkep – Jenazah pramugari pesawat ATR 42-500 sejak 28 jam lalu ditemukan di lereng Gunung Bulusaraung (Bulsar), Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *