Banjir diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya.
18 Januari 2026 | 08.59 WIB
HUJAN deras yang mengguyur Jakarta pada Ahad, 18 Januari 2026, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hingga pukul 07.00 WIB tercatat 16 RT dan 10 ruas jalan terdampak.
Di Jakarta Utara misalnya, genangan tercatat di dua RT, yakni Kelurahan Ancol setinggi 30 sentimeter dan Kelurahan Pademangan Barat setinggi 30 sentimeter. “Hujan deras menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Yohan, Ahad, 18 Januari 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terdampak dengan 13 RT. Di Kelurahan Kedaung Kali Angke, terdapat delapan RT yang terendam dengan ketinggian 45–60 cm. Empat RT di Kelurahan Tegal Alur mengalami genangan 30–40 cm, sementara satu RT di Kelurahan Jelambar tergenang setinggi 25 cm.
Sementara di Jakarta Timur, satu RT terdampak di Kelurahan Rawa Terate dengan genangan setinggi 40 cm. Selain pemukiman, genangan juga terjadi di 10 ruas jalan:
- Jalan (Jl) Perumahan Green Garden, Kedoya Utara, Jakarta Barat – 15 cm
- Jl. Pangeran Tubagus Angke, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat – 20 cm
- Jl. Pangeran Tubagus Angke Raya, Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat – 20 cm
- Jl. Lkr. Luar Barat, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat – 20 cm
- Jl. Karang Bolong Raya, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara – 70 cm
- Jl. Kp. Sepatan, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara – 30 cm
- Jl. Cakung Cilincing Raya, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara – 20 cm
- Jl. Daan Mogot KM 13, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat – 15 cm
- Jl. Boulevard Barat (Depan Lotte Mart), Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara – 15 cm
- Jl. Industri VI, Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat – 10 cm
Tercatat ada pengungsi di Jakarta Barat, tepatnya di Kelurahan Tegal Alur. Sebanyak 12 kepala keluarga atau 29 jiwa menempati Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Alur Anggrek untuk sementara waktu.
BPBD Jakarta menurunkan personel untuk memantau kondisi genangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Tim gabungan bersama lurah dan camat setempat memastikan penyedotan genangan, perawatan tali-tali air, dan penyediaan kebutuhan dasar bagi penyintas. BPBD menargetkan genangan surut dalam waktu cepat.
Alumnus Program Studi Ilmu Politik Universitas Andalas Padang ini memulai karier jurnalistik di Tempo pada 2024. Mengawalinya dengan menulis isu politik, hukum dan kriminal

PODCAST REKOMENDASI TEMPO








