Viral Pengunjung Karaoke Ribut dengan Pegawai di Parung Bogor, Polisi Selidiki

Jakarta

Viral di media sosial video memperlihatkan pengunjung ribut dengan pegawai karaoke di Parung, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pengunjung diduga menolak membayar tagihan hingga terjadi keributan.

“Saat ini, Polsek Parung telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran identitas para terduga pelaku,” kata Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah ketika dimintai konfirmasi, Jumat (16/1/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maman membenarkan terkait keributan hingga terjadinya pemukulan. Namun pihaknya masih menyelidiki pemicu keributan pengunjung dan pegawai karaoke.

“Untuk soal pemicunya kita masih selidiki. Kita masih periksa saksi-saksi,” ucapnya.

Maman mengatakan, keributan terjadi di dalam kafe sekaligus tempat karaoke, pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Tujuh pria pengunjung karaoke awalnya cekcok mulut dengan pegawai wanita, hingga menggebrak meja.

“Diduga terjadi kesalahpahaman antara salah satu tamu dengan karyawan kafe bernama Putri, yang kemudian memicu ketegangan. Salah satu tamu diketahui menggebrak meja,” jelasnya.

“Saat saksi pelapor berusaha melerai, ia dipukul satu kali menggunakan tangan kosong, pada bagian leher sebelah kiri oleh salah satu dari tujuh tamu tersebut. Setelah kejadian, para tamu tersebut langsung meninggalkan lokasi kafe,” imbuhnya.

(dek/dek)

  • Related Posts

    Ada Peningkatan Laporan Curanmor, Polres Bogor Tingkatkan Penindakan

    Bogor – Polres Bogor bakal menggencarkan pemberantasan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Hal tersebut merupakan respons atas keresahan masyarakat belakangan ini. Kasat Reskrim Polres Bogor…

    Aktivis menonton pertunjukan militer Jerman terkait penjualan senjata ke Israel

    Umpan Berita Aktivis pro-Palestina menyela acara penyelaman tentara pada Hari Angkatan Bersenjata Jerman. Mereka naik ke tank dan menyebarkan spanduk seperti ‘Genosida dengan senjata Jerman’ dan menyebutkan Rheinmetall, pemasok senjata…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *