Guru, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui Keracunan MBG di Majene

BERDASARKAN perkembangan laporan dugaan keracunan akibat makan bergizi gratis atau MBG di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, korban tidak hanya menyasar anak di bawah lima tahun (balita). Data per Selasa, 13 Januari 2026, pukul 23.24 WITA, terkonfirmasi ibu hamil, ibu menyusui, dan guru juga menjadi korban keracunan MBG.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Tim Surveilans Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat mencatat ada tiga ibu hamil dan dua ibu menyusui yang mengalami keracunan. Selain itu, ada satu orang guru laki-laki dan lima orang guru perempuan yang mengalami keracunan.

Tim surveilans dan dinkes setempat mengatakan pihaknya telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). “Sudah, dari Dinkes Majene sudah ditetapkan status KLB. Iya (sejak tadi malam),” kata dia saat dikonfirmasi pada Rabu, 14 Januari 2026.

Sebelumnya, sebanyak 50 orang terkonfirmasi mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Berdasarkan data dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, saat ini ada 40 orang yang masih dirawat di puskesmas setempat.

Tim survelains dan dinkes juga telah mengambil sampel dari muntah dan sampel makanan yang sebelumnya disantap oleh para korban. Menurut data yang dihimpun oleh tim surveilans, sebelumnya korban menyantap makanan berupa nasi putih, ayam suwir, mi kecap, sayur sop, tahu kuning, dan semangka.  

Data sampel makanan itu diambil di Bank Sampel Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Majene Tubo Sendana Onang, Majene, oleh petugas kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan Majene. Pemeriksaan laboratorium untuk sampel tersebut dilakukan pada 13 Januari 2026.

Dinas kesehatan menyampaikan gejal yang dirasakan oleh korban sebelumnya seperti sakit perut, mual, muntah, diare, sakit kepala, demam, dan turgor jelek. Dugaan sementara sumber keracunan berasal dari MBG yang didistribusikan oleh SPPG Majene Tubo Sendana Onang, Yayasan Kreatif Jaya Perdana yang dibagikan di sekolah dan posyandu.

  • Related Posts

    Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Perhiasan di Toko Emas Pasar Cibinong

    Jakarta – Seorang pria berinisial RR (24) ditangkap polisi usai mencuri perhiasan dari toko emas di Pasar Cibinong, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Pelaku datang berpura-pura menjadi pembeli dan membawa kabur…

    Senator Ini Tolak Sawit dan Pembangunan Batalion di Papua

    ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, menyatakan tak setuju atas rencana Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penanaman sawit di Bumi Cendrawasih. Paul Finsen mengatakan penolakannya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *