3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatera Alami Inflasi Tinggi

TIGA provinsi terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera mengalami inflasi. Menurut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, inflasi tahunan tertinggi nasional pada Desember 2025 terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dihantam bencana.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Tito, ketiga provinsi itu sebelumnya tidak pernah berada di posisi tertinggi untuk tingkat inflasi. Namun, kali ini ketiganya menempati posisi teratas.

“Ini data real, Aceh ada di peringkat satu (tingkat inflasi) dengan 6,71 persen. Artinya, harga-harga barang dan jasa di Aceh mahal, terjadi kenaikan. Begitu juga dengan Sumatra Barat mengalami kenaikan,” kata Tito dalam rapat pemulihan bencana bersama Dewan Perwakilan Rakyat di Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Pada akhir tahun lalu, Aceh mengalami inflasi tahunan atau year-on-year sebesar 6,71 persen. Sementara Sumatera Utara sebesar 4,66 persen dan Sumatera Barat dengan 5,15 persen. Tingkat inflasi itu berada di atas inflasi nasional 2,92 persen.

Tito berujar provinsi dengan inflasi tertinggi biasanya berada di Indonesia bagian timur. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya kenaikan harga adalah medan yang berat untuk distribusi logistik, seperti di Papua.

Di Sumatera, banjir dan longsor akhir tahun lalu menyebabkan sejumlah jalan tak bisa dilewati. Selain karena longsoran tanah yang menutupi jalan, akses juga semakin sulit karena sejumlah jembatan putus akibat banjir. Bantuan logistik sempat sulit masuk ke sejumlah daerah, seperti Aceh Tamiang, sebelum pemerintah memperbaiki akses jalan darat.

Banjir dan longsor yang dipicu Siklon Tropis Senyar terjadi di tiga provinsi Sumatera pada akhir November 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total korban meninggal 1.182 orang per Jumat, 9 Januari 2025.

BNPB merinci ada 544 korban meninggal di Aceh, 372 korban meninggal di Sumatera Utara, dan 264 korban meninggal di Sumatera Barat. Sementara itu, sebanyak 145 orang dinyatakan hilang. Rinciannya, 32 orang di Aceh, 42 orang di Sumatera Utara, dan 72 orang di Sumatera Barat.

Pada tiga provinsi ini masih ada 238.627 orang mengungsi. Rinciannya, 214.084 orang di Aceh, 13.689 orang di Sumatera Utara, dan 10. 854 orang di Sumatera Barat.

Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Isi Surat Instruksi PDIP ke Kader Menjelang Rakernas 2026

  • Related Posts

    Pernyataan Lengkap DJP Setelah Pejabat Pajak Jakut Jadi Tersangka KPK

    Jakarta – Praktik suap di kantor Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara dibongkar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara usai sejumlah pegawainya…

    Momen Akrab Puan dan Prananda Cium Pipi Megawati Saat Rakernas PDIP

    Jakarta – Momen hangat terjadi pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 yang juga berbarengan Rakernas PDIP di Ancol, Jakarta. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dicium oleh kedua anaknya,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *