Khofifah Terima Penghargaan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan

INFO NASIONAL – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawamsa menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diterima Khofifah dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Desember 2026.

Tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya ini diberikan kepada Khofifah atas dedikasinya dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Nasional sepanjang 2025. Sebelumnya, penghargaan serupa juga pernah diterimanya atas prestasi di Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Alhamdulillah kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Khofifah.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut sejatinya adalah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya para petani, Gapoktan, kepala daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI.

Diketahui, penghargaan tersebut diterima Khofifah lantaran sepanjang tahun 2025, Provinsi Jatim berhasil menjadi provinsi dengan produsen padi dan beras tertinggi tingkat nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) rilis 5 Januari 2026, produksi padi Jatim mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG) dan produksi beras mencapai 6.096.344 ton.

Angka tersebut tercatat mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun 2024 masing-masing 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras. Prestasi ini berhasil mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai provinsi Lumbung Pangan yang menjadi Pilar Kedaulatan Pangan Nasional.

Jawa Timur sendiri berhasil menjadi produsen padi dan beras tertinggi nasional setelah mengungguli Jawa Barat sebanyak 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras serta Jawa Tengah sebanyak 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras sepanjang tahun 2025.

“Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegasnya.

Keberhasilan ini disebutnya juga didorong oleh berbagai program strategis, mulai dari mekanisasi pertanian, penyediaan bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi yang efektif melalui pompanisasi dan renovasi saluran air.

Melalui kerja keras dan sinergi tersebut, sektor pertanian Jatim tercatat terus mengalami kenaikan. Dimana, Luas Panen Padi Jatim tahun 2024 yaitu 1.616.985 hektar meningkat menjadi 1.842.519 hektar atau 13,95 persen di tahun 2025. Peningkatan ini ditopang oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 sebesar 2.426.073 Ha.

“Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia juga menegaskan, capaian swasembada ini bukan sekadar angka statistik, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang harus terus dijaga dan ditingkatkan keberlanjutannya.

Khofifah meyakini, dengan konsistensi dari seluruh pihak seperti saat ini, bukan tidak mungkin akan mendukung Indonesia menuju Swasembada Pangan yang juga berkelanjutan.

Secara khusus bahkan ia berpesan agar dedikasi Jawa Timur dalam sektor pertanian juga dapat berseiring dengan peningkatan kesejahteraan petani melalui penguatan ekosistem hulu ke hilir yang inklusif.

“Kami persembahkan penghargaan ini secara khusus untuk seluruh pejuang pangan di desa-desa yang telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas stok pangan nasional hingga tahun 2025 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, apresiasi dan penghormatan disampaikan secara khusus oleh Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia atas dukungannya mewujudkan swasembada pangan di tahun 2025. “Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya khusus kepada para petani yang telah menjadi ujung tombak dalam suksesnya swasembada pangan 2025. “Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tutur Prabowo.

Ia juga berkomitmen akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya petani. “Kita ingin harga kebutuhan pokok murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa swasembada pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada.” (*)

  • Related Posts

    Gempa M 2,8 Terjadi di Sumur Banten

    Jakarta – Gempa berkekuatan magnitudo (M) 2,8 terjadi di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kedalaman gempa 10 Km. BMKG melaporkan gempa terjadi pada Sabtu (10/1/2026) pukul 04.14 WIB. Gempa berada…

    Hadiri Perayaan Natal di JI-Expo, Pramono Ingatkan Keluarga Fondasi Bangsa

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri perayaan Natal 2025 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Pramono mengatakan Natal kali ini berjalan damai. Perayaan Aktualisasi Nilai-nilai Natal 2025 ini dihadiri…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *