Canda Pigai 'Rampas' Kantor Kementerian HAM: Saya Masuk, Kantornya Kosong

Jakarta

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai bercerita tentang gedung yang menjadi kantor Kementerian HAM. Dia berkelakar gedung itu ‘dirampas’ olehnya.

Hal itu diceritakan Pigai dalam sambutannya di acara penyerahan barang rampasan oleh KPK di KemenHAM, Jakarta, Selasa (6/1/2026). Pigai menceritakan gedung itu awalnya merupakan kantor Direktorat Perlindungan HAM, yang sebelumnya di bawah Kementerian Hukum dan HAM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami perlu sampaikan bahwa untuk Kementerian HAM, kantor yang kami tempati ini adalah hak milik Kementerian Hak Asasi Manusia. Karena tahun 70-an kantor ini dibangun atas nama Direktorat Perlindungan HAM,” kata Pigai.

Dia mengatakan kantor tersebut masih kosong saat awal dirinya menjabat. Pigai mengaku meminta stafnya mengurus agar tempat tersebut bisa dijadikan kantor KemenHAM.

“Saya pertama masuk, kantornya kosong. Jadi saya bilang, ‘Coba cek, kantor ini asal-usul dibangun kantor ini dari mana’. Ternyata Direktorat Perlindungan HAM,” kata dia.

Pigai lalu berkelakar dirinya merampas kantor itu dari Kemenkum. Meski demikian, dia menyebut kantor itu memang ditujukan untuk Kementerian HAM.

“Akhirnya saya perintahkan untuk langsung urus Dirjen, saya bicara, langsung ambil. Jadi ini juga kita rampas dari Kementerian. Sebenarnya bukan rampas, kita ambil paksa kembali ke sini,” ujarnya.

(ial/haf)

  • Related Posts

    KPK Usut Aliran Uang Korupsi Ade Kunang ke Wakil Ketua DPRD Bekasi

    Jakarta – KPK tengah mengusut aliran uang kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK). Termasuk aliran uang kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi…

    Drone Israel Hantam Pengungsian Warga Palestina di Gaza, 7 Orang Tewas

    Gaza City – Badan pertahanan sipil Gaza menyebut serangan Israel di wilayah Palestina menewaskan tujuh orang. Dari tujuh korban itu, empat di antaranya adalah anak-anak. “Empat orang termasuk tiga anak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *