Awal 2026, Belasan Ribu Pengunjung Tumpah di Ancol dan TMII

BELASAN ribu orang di daerah Jakarta dan sekitarnya menjadikan Taman Impian Jaya Ancol hingga Taman Mini Indonesia Indah atau TMII sebagai destinasi wisata dalam momentum libur Natal dan tahun baru.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Corporate Communicatiom PT Pembangunan Jaya Ancol Daniel Windriatmoko mengatakan Ancol masih menjadi destinasi favorit wisatawan, baik dari Jakarta maupun daerah luar greater Jabodetabek.

“Per Kamis, 1 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, kami mencatat ada 16.560 pengunjung,” kata Daniel melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 1 Januari 2026.

Tak berbeda jauh dengan Ancol, TMII juga dipadati pengunjung pada hari pertama 2026. Pelaksana tugas Direktur Utama TMII Ratri Paramita mengatakan, ada belasan ribu orang yang mengunjungi TMII hingga pukul 10 pagi hari ini.

“Ada 11.588 pengunjung per pukul 10 pagi tadi,” ujar Ratri.

Pada malam pergantian tahun, Ancol dan TMII meniadakan pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap para korban terdampak bencana ekologi di Sumatera.

Sebagai gantinya, kedua destinasi wisata di Jakarta ini menghelat sejumlah kegiatan lain seperti konser musik, pameran budaya, kuliner, hingga drone light show.

Daniel menuturkan, Ancol menghelat kegiatan lain untuk menghibur pengunjung, mulai dari pertunjukan fire dance, magician show, gala dinner, dan entertaiment di Putri Duyung Ancol.

Kemudian, konser musik dengan bintang tamu Dewa 19, Hello, Five Minutes, serta penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello di Pantai Karnaval, drone light show dengan iringan panggung musik laser di Pantai Lagoon.

Lalu, konser musik dangdut di Pantai Festival dengan bintang tamu Mahesa Music Group. “Ada pasar seni juga yang menampilkan workshop kreatif, pertunjukan budaya, jambore seni, hingga ambyar music night,” ujar Daniel, Rabu.

Begitu juga TMII, Ratri mengatakan, lokasi wisata itu menghelat sejumlah kegiatan konser musik dengan bintang tamu grup band Slank, Tipe-X, serta pertunjukan air mancur menari. “Kami berharap pengunjung dapat memperoleh pengalaman positif di sini,” ucap Ratri.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jakarta memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api dalam perayaan tahun baru 2026. Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, keputusan diambil sebagai bentuk empati terhadap bencana Sumatera.

“Saya sudah memikirkan, yang paling utama tidak kemeriahan yang berlebihan, mewah-mewah itu tidak ada,” kata Pramono di kawasan Ancol Barat, Jumat, 19 Desember 2025.

Kendati begitu, dia melanjutkan, sebagai Ibu Kota negara, Jakarta tentu akan diperhatikan oleh negara-negara lain dalam perayaan tahun baru mendatang.

Karenanya, kata dia, pemerintah provinsi Jakarta telah menyiapkan alternatif perayaan dengan menggunakan pesawat nirawak sebagai hiburan masyarakat.

“Yang jelas, kami tidak ingin menampakkan kemewahan berlebihan dan tidak punya empati dengan apa yang terjadi kepada saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Pramono.

  • Related Posts

    Prabowo ke Kepala BNPB: Bukan Uang Lelah tapi Uang Semangat

    PRESIDEN Prabowo Subianto mengoreksi pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB Letnan Jenderal Suharyanto yang menyebut uang lelah untuk prajurit TNI di medan bencana. Dia menilai sebutan uang lelah,…

    Tabrakan Beruntun di Tangsel, Pemobil Ribut dengan Pacar Saat Nyetir

    Jakarta – Tabrakan beruntun melibatkan lima mobil terjadi di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Kota Tangerang Selatan, saat malam tahun baru semalam. Tabrakan ini diduga diawali oleh salah satu mobil yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *