‘Ini kesempatan terakhir kita untuk menghentikannya’ – Obama serang Trump saat berkampanye untuk Partai Demokrat

‘Ini kesempatan terakhir kita untuk menghentikannya’ – Obama serang Trump saat berkampanye untuk Partai Demokrat

Obama, Trump

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, “Pemilu ini adalah peluang terbaik terakhir kita untuk setidaknya membatasi sebagian dari kebodohan pemerintahan ini,” kata Obama.
    • Penulis, Max Matza
  • Telah diterbitkan

  • Waktu membaca: 4 menit

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama melancarkan kritik terhadap pemerintahan Trump terkait perang dengan Iran dan tingginya harga kebutuhan konsumen.

Obama mengutarakan hal itu ketika mulai berkampanye untuk Partai Demokrat menjelang pemilu sela AS.

“Pemilu ini adalah peluang terbaik terakhir kita untuk setidaknya membatasi sebagian dari kebodohan pemerintahan ini,” kata Obama kepada para pendukung dalam acara kampanye di Ohio pada Sabtu.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump memuji kebijakan pemerintahannya di bidang imigrasi dan tarif perdagangan dalam sebuah rapat umum di Georgia.

Kepada para pendukungnya, Trump mengatakan bahwa “kita sedang berada di era keemasan Amerika”.

Pemilu sela yang akan digelar pada 3 November akan menentukan partai mana yang menguasai Kongres selama sisa masa jabatan Trump.

Hasil pemilu tersebut juga akan menentukan seberapa mudah presiden menjalankan agenda dan kebijakan politiknya.

Keterangan video, LIHAT VIDEO: Obama menyerukan pemilih mendukung Demokrat demi membatasi kekuasaan pemerintahan Trump.

Pemungutan suara awal sudah dimulai, dan Trump memberikan suaranya pada Sabtu di Florida bersama istrinya, Ibu Negara Melania Trump.

Lewatkan Paling banyak dibaca dan terus membaca

Paling banyak dibaca

  • Seorang polisi Arab Saudi memegang bendera negara itu dalam sebuah upacara pada 12 Maret 2000 di kota suci Makkah.

  • tiktok on a phone

  • Megan mengatakan bahwa empat minggu menjalani rehabilitasi akibat penggunaan ketamin telah membantunya merasa lebih baik secara fisik, meskipun belum jelas apakah kerusakan pada kandung kemihnya dapat dipulihkan.

  • Videotron Porno

Akhir dari Paling banyak dibaca

Dalam kampanye di Ohio dan Michigan pada Sabtu, Obama menyasar Trump dan para anggota kabinetnya. Pada satu kesempatan, ia bahkan menyindir upaya presiden untuk mendekorasi ulang Gedung Putih.

“Setelah dua tahun kekacauan, kekejaman, korupsi, dan ketidakmampuan yang belum pernah kita lihat pada era modern, kini Anda memiliki kesempatan untuk mengatakan, ‘cukup sudah’,” kata mantan presiden itu dalam pidatonya di Cleveland.

Obama mengatakan ia memahami para pemilih yang meninggalkan Partai Demokrat pada pemilu 2024 karena kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi dan inflasi setelah pandemi Covid-19.

Namun, menurutnya, Trump sendirilah yang harus bertanggung jawab atas keadaan ekonomi saat ini.

“Jika Anda merasa segala sesuatu sudah terlalu mahal sebelum ‘orang yang Anda tahu itu’,” katanya, merujuk kepada Trump tanpa menyebut namanya, “maka sekarang semuanya menjadi lebih mahal.”

Sementara itu, Trump mengakui harga bahan bakar saat ini “sementara masih tinggi”, tetapi mengatakan bahwa “negara kita terus menjadi semakin kuat, dan harga bahan bakar itu akan turun”.

Presiden dari Partai Republik tersebut menghadapi tekanan besar untuk menurunkan harga energi yang melonjak akibat perang di Iran dan Ukraina.

Berbicara mengenai kondisi ekonomi dalam rapat umum di Perry, Georgia, Trump mengatakan bahwa “kita menerima pemasukan dalam jumlah besar dari tarif”.

Ia juga kembali mengulangi janjinya untuk memberikan pembayaran sebesar US$5.000 kepada setiap warga AS dewasa apabila Partai Republik berhasil menguasai kedua kamar Kongres.

Trump juga menyerang Partai Demokrat. Ia mengatakan kepada para pendukungnya bahwa Demokrat akan “merampas kekayaan Anda” dan “menghancurkan perbatasan negara”.

Dengan menggunakan bahasa yang merendahkan, Trump menuduh Partai Demokrat berupaya membuka pintu imigrasi dari Libya, Yaman, Haiti, dan Somalia, negara-negara yang ia gambarkan sebagai “sarang terorisme”.

Mengingat kembali sebuah pertemuan dengan sejumlah senator, Trump berkata: “Saya mengatakan, ‘Mengapa kita selalu harus menerima orang dari negara-negara buruk seperti itu? Mengapa kita tidak menerima orang dari, misalnya… Norwegia, Swedia? Mengapa bukan Denmark?'”

Donald Trump waves as he walks next to a smiling Melania Trump

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Presiden Donald Trump mencoblos di West Palm Beach, Florida, pada Sabtu, sebelum menghadiri kampanye kandidat Partai Republik, Mike Collins, di Georgia.

Di Ohio, presiden petahana itu mendapat serangan dari pendahulunya terkait perang dengan Iran.

Obama mengatakan kepada para pendukung Demokrat bahwa konflik tersebut telah memberi Teheran “hak veto” atas Selat Hormuz.

Ketika ditanya mengenai perang itu sebelumnya pada hari yang sama, Trump berkata: “Saya telah menanganinya dengan sangat efektif dan saya mungkin harus menuntaskannya, atau mungkin mereka akan mencapai kesepakatan, saya tidak tahu. Apa pun yang terjadi, kita menang.”

Trump juga ditanya apakah Melania Trump akan mengunjungi Ukraina setelah Gedung Putih mengumumkan bahwa Ibu Negara tersebut berhasil membantu mewujudkan gencatan senjata di sebuah kota yang diduduki Rusia.

“Kita lihat saja nanti,” jawab Trump.

‘Kenapa begitu banyak warna emas di mana-mana?’

Dalam kampanye pada Sabtu sore, Obama juga melontarkan sindiran terhadap upaya Trump merenovasi Gedung Putih.

“‘Ada apa dengan semua ornamen emas itu? Dia membuat Gedung Putih terlihat seperti Saddam Hussein membuka gerai Cheesecake Factory,'” canda Obama.

Kunjungan Obama ke Ohio bertujuan memberi dukungan kepada mantan senator Sherrod Brown, yang berupaya mengalahkan senator petahana dari Partai Republik John Husted, serta Amy Acton, yang mencalonkan diri sebagai gubernur negara bagian dan akan menghadapi kandidat Republik Vivek Ramaswamy.

Dalam pidatonya, Obama mengkritik Ramaswamy terkait sebuah iklan kampanye yang dirilis pekan lalu.

Dalam iklan tersebut, ibu Acton yang telah lama terpisah darinya tampil dan menyebut putrinya sebagai pembohong.

Namun, kata Obama, iklan itu tidak menyebut bahwa suami perempuan tersebut pernah didakwa atas tuduhan memperkosa Acton ketika ia masih anak-anak.

“Dalam beberapa hari terakhir, kita telah melihat bahwa tidak ada batas yang tidak akan ia langgar. Tidak ada titik terendah yang tidak akan ia capai demi menjadi pusat perhatian,” kata Obama. “Maksud saya, lihat saja iklan terbaru yang ia tayangkan.”

Acton, yang berbicara sebelum Obama dalam acara kampanye tersebut, juga menuduh Ramaswamy “mengeksploitasi masa kecil saya” demi “menyelamatkan kampanyenya yang sedang kesulitan.”

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *