Diangkat sebagai Kepala BRIN, Arif Satria Akan Mundur dari Rektor IPB

REKTOR IPB University Arif Satria mengatakan akan mundur dari jabatannya setelah dilantik sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Arif menjelaskan, IPB memiliki regulasi, yakni tidak boleh ada rangkap jabatan.

“Salah satu aturan yang ada di IPB, saya harus melepas jabatan rektor karena bertugas di sini,” kata Arif setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BRIN di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 10 November 2025. “(Akan mundur?) Iya, harus diganti,” ujarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pelantikan Kepala BRIN bersamaan dengan pelantikan dua pejabat lain, yakni Dwiarso Budi Santiarto sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial dan Laksamana Madya Purnawirawan Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN. 

Pelantikan ketiga pejabat itu didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 101/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dengan Hormat Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial. Lalu Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BRIN. 

Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan ini. Di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto; serta Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago. 

Isu Arif Satria menjadi Kepala BRIN sudah lama berembus. Prabowo dikabarkan akan melantik Arif sebagai Kepala BRIN di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada September lalu, menggantikan Laksana Tri Handoko.

  • Related Posts

    Kepala Dinas di Banten Tabrak Kerumunan Siswa SD Jadi Tersangka

    Jakarta – Polres Pandeglang menetapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi, sebagai tersangka. Ahmad Mursidi ditetapkan tersangka setelah menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu…

    Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal dan Panduannya

    Jakarta – Puasa Tarwiyah dan Arafah merupakan dua puasa sunnah yang biasa dikerjakan umat Islam menjelang perayaan Idul Adha. Kedua amalan ini dilaksanakan pada bulan Zulhijah dan memiliki keutamaan tersendiri…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *