Kabur Usai Senggol HR-V, Calya Berakhir Tabrak Separator Jalan di Depok

Jakarta

Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Calya dengan Honda HR-V terjadi di Jalan Margonda Raya, Depok. Usai menyenggol mobil HR-V, pengemudi Calya diduga kabur namun berakhir menabrak separator di Jalan Margonda Raya, Depok.

Kanit Laka Satlantas Polres Metro Depok Iptu Pujiono mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.15 WIB, pagi tadi. Mulanya, mobil Honda HR-V melaju searah dengan mobil Toyota Calya dari arah selatan menuju utara.

“Sesampainya di dekat D’Mall Depok, pengemudi mobil Toyota Calya diduga menyenggol mobil Honda HR-V NRKB,” kata Pujiono dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (10/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, bukannya berhenti, mobil Calya itu terus melaju usai serempetan itu. Pengemudi HR-V kemudian mencoba mengejar mobil Calya tersebut.

“Dikarenakan pengemudi mobil Toyota Calya tetap melaju dengan cara zig-zag dan tidak menepikan kendaraanya, lalu pengemudi Honda HR-V mencoba mengejar mobil Toyota Calya,” imbuh Pujiono.

Sesampainya di depan sebuah bank di Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, mobil Calya menabrak separator. Mobil tersebut berakhir dengan posisi tersangkut separator dan ringsek.

“Mobil Calya membentur sparator yang berada di tengah jalan serta berusaha tetap melaju dan menabrak pembatas jalan antara jalur cepat dan lambat dengan posisi akhir tersangkut,” jelasnya.

Pujiono mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, mobil Calya mengalami kerusakan parah di bagian depan usai tabrakan tersebut.

“Korban jiwa nihil. Alhamdulillah, hanya materill saja,” pungkasnya.

(whn/mea)

  • Related Posts

    Gratifikasi Rp 2,5 M Diungkap, KPK Usut Penerimaan Lain ke Waka PN Depok

    Jakarta – KPK mengungkapkan dugaan adanya gratifikasi lain yang diterima Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok, Bambang Setyawan. KPK mengatakan hal ini diketahui setelah adanya temuan dari PPATK mengenai nominal transaksi…

    Saksi Cerita Jatuh Sakit Urus Proyek Chromebook Era Nadiem: Sempoyongan

    Jakarta – Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SD Kemendikbudristek, Bambang Hadi Waluyo, mengaku sampai jatuh sakit saat mengurus proyek Chromebook. Bambang mengatakan gula darahnya sempat naik. Hal itu disampaikan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *