KPK dalami kondisi keuangan PT Jembatan Nusantara

KPK dalami kondisi keuangan PT Jembatan Nusantara

  • Selasa, 21 Oktober 2025 07:56 WIB
  • waktu baca 2 menit
KPK dalami kondisi keuangan PT Jembatan Nusantara
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/9/2025). ANTARA/Rio Feisal/am.

Jakarta (ANTARA) – Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami kondisi keuangan PT Jembatan Nusantara (JN) terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dalam kerja sama usaha dan akuisisi PT JN oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo mengatakan pendalaman tersebut dilakukan lembaga antirasuah saat memeriksa RS selaku Direktur PT JN sebagai saksi pada 20 Oktober 2025.

“Penyidik mendalami keterangan saksi saudara RS terkait kondisi keuangan pada PT JN,” ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP tahun 2019–2022.

Empat tersangka tersebut adalah Direktur Utama PT ASDP periode 2017–2024 Ira Puspadewi, Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP periode 2019–2024 Muhammad Yusuf Hadi, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP periode 2020–2024 Harry Muhammad Adhi Caksono, dan pemilik PT JN bernama Adjie.

KPK menyebut nilai akuisisi PT JN oleh PT ASDP sebesar Rp1,272 triliun dengan kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut mencapai Rp893 miliar.

Sementara itu, KPK telah melimpahkan berkas perkara untuk tiga tersangka dari PT ASDP ke jaksa penuntut umum.

Adapun Adjie awalnya belum ditahan oleh KPK karena alasan kesehatan. Kemudian pada 21 Juli 2025, KPK mengumumkan Adjie telah menjadi tahanan rumah untuk jangka waktu yang mempertimbangkan kesehatannya.

Baca juga: KPK buka peluang panggil paksa manajer kredit di BPR Benta Tesa

Baca juga: KPK ungkap tersangka kasus akuisisi PT JN Adjie menjadi tahanan rumah

Baca juga: Tiga terdakwa kasus akuisisi PT JN rugikan negara Rp1,25 triliun

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Hari ke-6 Operasi SAR ATR 42-500, Tim Gabungan Fokus Cari Korban

    Pangkep – Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selaran, memasuki hari keenam. Tim gabungan hari ini fokus mencari korban…

    Rapat dengan Kemenhaj, HNW Apresiasi Progres Positif Persiapan Haji 1447H

    Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi progres positif persiapan Haji 1447H/2026M, termasuk peningkatan kuota petugas haji dari unsur mahasiswa Indonesia di Timur Tengah. Ia juga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *