Bupati: Investasi industri di Banyumas bebas praktik transaksional

Bupati: Investasi industri di Banyumas bebas praktik transaksional

  • Selasa, 7 Oktober 2025 14:04 WIB
  • waktu baca 2 menit
Bupati: Investasi industri di Banyumas bebas praktik transaksional
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono memberi keterangan pers terkait perkembangan rencana pembangunan kawasan industri usai membuka Banyumas Job Fair 2025 di Sasana Krida, Kompleks GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (7/10/2025) ANTARA/Sumarwoto

Saya pastikan, kalau investasi di Banyumas tidak akan dipersulit, tidak ada main-main, tidak ada duit-duitan di muka

Purwokerto (ANTARA) – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang bersih, terbuka dan bebas praktik transaksional dalam pengembangan kawasan industri di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dalam keterangan kepada wartawan usai membuka kegiatan Banyumas Job Fair 2025 di Sasana Krida Kompleks Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas, Selasa, Sadewo, mengatakan sejumlah investor telah menyatakan minat berinvestasi di Banyumas, termasuk perusahaan besar yang sebelumnya beroperasi di luar daerah.

“Saya sudah bicara dengan beberapa pihak, termasuk pabrik sepatu Adidas di Brebes, mereka punya rencana ekspansi. Saya pastikan, kalau investasi di Banyumas tidak akan dipersulit, tidak ada main-main, tidak ada duit-duitan di muka,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus berupaya mengubah citra Banyumas sebagai daerah yang terbuka dan kredibel bagi investor.

Terkait pengembangan kawasan industri di Kecamatan Wangon, dia mengatakan hal itu sudah selaras dengan rencana besar pembangunan infrastruktur nasional hingga 2045 khususnya pembangunan jalan Tol Pejagan-Cilacap yang melewati wilayah Banyumas sebagaimana tertuang dalam dokumen Kementerian PPN/Bappenas.

Khusus untuk jalan tol, kata dia, garis waktunya mulai dari pra-konstruksi hingga eksekusi sudah diatur.

“Pembebasan lahan akan dibiayai oleh APBN. Kalau sesuai rencana, konstruksi kawasan industri akan dimulai sekitar tahun 2028,” katanya.

Ia optimistis kondisi ekonomi nasional yang terus membaik akan mempercepat realisasi investasi di Banyumas, termasuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan tol.

“Saya yakin Indonesia akan cerah ke depan. Kalau dananya sudah siap, pembebasan lahan segera dilakukan, dan investor pun sudah menunjukkan ketertarikan,” katanya.

Bupati mengatakan pemerintah daerah akan terus memainkan peran aktif sebagai fasilitator investasi tanpa mengintervensi ranah teknis pusat, namun memastikan agar peluang ekonomi di Banyumas dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Pemkab Banyumas gelar bursa kerja sediakan 5.588 lowongan kerja

Baca juga: Bulog Banyumas salurkan 6.639 ton beras SPHP hingga September

Baca juga: Bupati Banyumas: Tol Pejagan-Cilacap masuk tahap studi kelayakan

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Perspektif yang tajam dan ajek dari para ahli di banyak bidang. Edisi Pekan Ini Gegeran Pangan Gegeran Pangan Mengungkap yang tersembunyi dengan perspektif, argumen, dan data yang solid. Indikator 25…

    Apa Itu Rafflesia Hasseltii? Bunga Langka yang Ditemukan di Sumsel

    Jakarta – Rafflesia hasseltii kembali menjadi sorotan setelah ditemukan mekar di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel). Temuan ini menarik perhatian karena jenis tersebut termasuk bunga langka yang…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *