Putra gagal raih medali dalam debut final Piala Dunia Panjat Tebing

Panjat Tebing

Putra gagal raih medali dalam debut final Piala Dunia Panjat Tebing

  • Minggu, 7 September 2025 04:25 WIB
  • waktu baca 2 menit
Putra gagal raih medali dalam debut final Piala Dunia Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Jawa Timur Putra Tri Ramadani saat berlaga pada nomor lead perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara 2024, di Banda Aceh, Sabtu (14/9/2024). (ANTARA/Arnas Padda)

Jakarta (ANTARA) – Putra Tri Ramadani gagal merebut medali meski menorehkan catatan bersejarah dengan menembus final nomor lead putra dalam Piala Dunia atau IFSC Climbing World Cup Koper 2025, di Slovenia, Minggu dini hari.

Berdasarkan data IFSC pada Minggu, atlet Indonesia itu berada di peringkat keenam dari delapan peserta final dan mencatat skor 40+.

Pencapaian itu menjadi debut final pertama Putra sepanjang kariernya.

Dia mampu bersaing melawan para pemanjat papan atas dunia, sejak babak kualifikasi hingga semifinal, sebelum tampil dalam final.

Medali emas diraih atlet Jepang, yakni Sorato Anraku, dengan skor 48+, disusul peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dari Spanyol, Alberto Gines Lopez, pada posisi kedua dengan skor 47+.

Medali perunggu menjadi milik Toby Roberts dari Inggris yang mencatatkan skor 46+.

Baca juga: Rutin ikuti kejuaraan dunia, kunci bentuk atlet panjat tebing andal

Posisi keempat ditempati Satone Yoshida (Jepang), kelima Jakob Schubert (Austria), lalu Putra keenam, Adam Ondra (Republik Ceko) di peringkat ketujuh, dan Neo Suzuki (Jepang) posisi kedelapan.

Meskipun gagal membawa pulang medali, performa Putra mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Dia dinilai tampil konsisten sejak fase kualifikasi dengan menunjukkan perkembangan teknik dan mental yang matang.

“Tetap semangat dan percaya diri pada proses Putra Tri Ramadani,” tulis pernyataan PP FPTI dalam akun Instagram (IG) @fpti_official.

Ajang di Koper ini menutup rangkaian IFSC World Cup 2025 khusus nomor lead.

Federasi berharap Putra menjadikan pengalaman berharga itu sebagai batu loncatan untuk menatap turnamen internasional berikutnya, termasuk kualifikasi Olimpiade.

Baca juga: Olimpiade LA 2028 jadi prioritas tim panjat tebing

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *