Tiba di Gedung KPK, Lisa Mariana: Saya bakal kooperatif

Tiba di Gedung KPK, Lisa Mariana: Saya bakal kooperatif

  • Jumat, 22 Agustus 2025 11:57 WIB
  • waktu baca 2 menit
Tiba di Gedung KPK, Lisa Mariana: Saya bakal kooperatif
Selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (ANTARA/Rio Feisal)

Jakarta (ANTARA) – Selebgram Lisa Mariana Presley Zulkandar (LM) tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat pada pukul 11.25 WIB.

“Saya bakal kooperatif menjelaskan sedetail-detailnya,” ujar Lisa yang mendatangi KPK untuk menjadi saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan iklan pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) periode 2021-2023.

Lebih lanjut, Lisa mengatakan telah membawa sejumlah berkas untuk pemeriksaan kasus tersebut.

“Ya, berkas ada,” katanya.

Sebelumnya, Lisa Mariana dalam cerita yang diunggahnya melalui akun Instagram pribadinya, @lisamarianaaa mengungkapkan pemanggilan tersebut.

“Tanggal 22 (Agustus 2025, red.) saya dipanggil ke KPK untuk menjadi saksi. Saya juga bingung KPK bersurat,” katanya.

Dalam perkara itu, penyidik KPK pada 13 Maret 2025 telah menetapkan lima orang tersangka, yang pada tahun perkara menjabat sebagai berikut, yakni Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi (YR) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank BJB Widi Hartoto (WH).

Selain itu, Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi BSC Advertising dan Wahana Semesta Bandung Ekspress Suhendrik (SUH), dan Pengendali Agensi Cipta Karya Sukses Bersama Sophan Jaya Kusuma (SJK).

Penyidik KPK memperkirakan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi di Bank BJB tersebut sekitar Rp222 miliar.

Baca juga: KPK sebut pemanggilan Lisa Mariana sangat dibutuhkan di kasus Bank BJB

Baca juga: KPK panggil Ilham Akbar Habibie sebagai saksi kasus Bank BJB

Baca juga: KPK sebut secepatnya panggil Ridwan Kamil

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Diduga Depresi karena Utang, Lansia di Bali Ditemukan Tewas Gatung Diri

    Jakarta – Disclaimer: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, depresi, atau memiliki pemikiran untuk menyakiti…

    Qatar mencetak gol telat melawan Swiss untuk mengamankan titik Piala Dunia pertama yang bersejarah

    Pemegang Piala Asia Qatar menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu untuk bermain imbang 1-1 dengan Swiss di laga pembuka Piala Dunia 2026. Boualem Khoukhi mencetak gol penyama melalui sundulan di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *