Nagoya (Redaksi) – Kontingen Indonesia dijadwalkan mengikuti 21 nomor final dari tujuh cabang olahraga pada hari kedua perebutan medali Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Selasa, dengan Muhammad Fadli Imammuddin dan I Kadek Dwi Purnama Yasa menjadi dua atlet yang diandalkan untuk menambah medali emas.
Berdasarkan analisis harian tim kontingen Indonesia, Fadli memiliki peluang meraih emas dari nomor individual pursuit 4.000 meter putra C4 cabang para balap sepeda trek, sedangkan Kadek menjadi unggulan pada nomor lempar cakram putra F57 cabang para atletik.
Fadli memiliki modal setelah meraih medali emas pada Asian Para Cycling Track Championship 2026 di Filipina. Ia juga merupakan peraih emas nomor time trial dan perak individual pursuit pada Asian Para Games Hangzhou 2022.
Sementara itu, Kadek memiliki catatan lemparan terbaik sepanjang 2026 sejauh 48,68 meter, mengungguli sejumlah pesaingnya, termasuk wakil Uzbekistan Yorkinbek Odilov yang mencatatkan 45,25 meter.
Baca juga: Menpora ingin medali emas pertama jadi pelecut
Peluang tambahan medali juga datang dari cabang para judo melalui Fajar Pambudi yang akan tampil pada kelas J1 -95 kg putra.
Fajar yang menempati peringkat keenam dunia diproyeksikan bersaing memperebutkan medali dengan sejumlah atlet unggulan, termasuk Abylay Adilbekov dari Kazakhstan yang berada di peringkat keempat dunia.
Di cabang para renang, Maulana Rifky Yavianda kembali berpeluang menyumbangkan medali melalui nomor gaya punggung 100 meter putra S12.
Rifky yang meraih emas nomor gaya bebas 100 meter S12 pada Senin (19/10) akan menghadapi persaingan dari perenang Jepang Genki Saito yang memiliki catatan waktu lebih baik sepanjang 2026.
Cabang para atletik juga mengandalkan Alfin Nomlein pada nomor lari 400 meter putra T20 dan Nanda Sholihah pada nomor lari 200 meter putri T47.
Baca juga: Karisma Evi buka keran medali atletik Indonesia di Asian Para Games
Sementara itu, Shebrioni berpeluang menambah perolehan medali Indonesia dari cabang para angkat berat kelas hingga 61 kg putri.
Secara keseluruhan, Indonesia dijadwalkan tampil dalam tujuh nomor final para atletik, empat para balap sepeda trek, tiga para renang, masing-masing dua nomor para judo, menembak para olahraga, dan para angkat berat, serta satu nomor para taekwondo.
Tim analis kontingen Indonesia memproyeksikan peluang perolehan dua medali emas, satu perak dengan potensi emas, satu perak, satu perunggu dengan potensi perak, serta dua perunggu pada pertandingan Selasa.
Indonesia sebelumnya menutup hari pertama perebutan medali, Senin (19/10), dengan mengumpulkan satu emas, satu perak, dan delapan perunggu.
Hasil tersebut menempatkan Indonesia pada peringkat kesembilan klasemen sementara Asian Para Games 2026 dengan total 10 medali.
Baca juga: Gischa Zayana ke semifinal, Handayani lanjutkan perjuangan di boccia
Baca juga: Rifky lepaskan semua beban untuk rebut emas pertama Indonesia
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.