Suriah kecam pelanggaran di Suwayda, janjikan akuntabilitas

Suriah kecam pelanggaran di Suwayda, janjikan akuntabilitas

  • Kamis, 17 Juli 2025 09:22 WIB
  • waktu baca 1 menit
Suriah kecam pelanggaran di Suwayda, janjikan akuntabilitas
Ilustrasi – Warga Suriah turun ke jalan setelah rezim Assad tumbang. (ANTARA/Anadolu/py)

Istanbul (ANTARA) – Suriah mengecam pelanggaran yang terjadi di provinsi selatan Suwayda pada Rabu dan berjanji akan meminta pertanggungjawaban para pelaku.

Dalam sebuah pernyataan, kantor kepresidenan mengatakan mereka telah “mengawasi dengan cermat pelanggaran yang disesalkan” di beberapa wilayah Suwayda, dan menyebut tindakan tersebut sebagai “tindakan kriminal dan melanggar hukum” yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang dianut Suriah.

“Pemerintah tetap berkomitmen penuh untuk menyelidiki semua insiden dan menghukum siapa pun yang terbukti terlibat, baik individu maupun organisasi terlarang,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa menjaga keamanan dan stabilitas di seluruh negeri tetap menjadi prioritas utama, dan meyakinkan warga Suwayda bahwa hak-hak mereka “akan selalu dilindungi.”

Pada Minggu, bentrokan meletus antara milisi Druze bersenjata dan kelompok Badui di Suwayda setelah kedua belah pihak dilaporkan menyita kendaraan satu sama lain, kata sumber setempat.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengatakan lebih dari 30 orang tewas dan hampir 100 lainnya luka-luka akibat kekerasan tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: AS desak Israel dan Suriah tarik pasukan dari Suwayda

Baca juga: Negara-negara Timur Tengah kecam intervensi militer Israel di Suriah

Baca juga: AS bantah terlibat dalam serangan Israel ke Suriah

Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menteri PPPA Sepakat Keselamatan Pria dan Wanita Prioritas: Tak Maksud Abaikan

    Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf terkait usulan gerbong wanita di KRL dipindah ke tengah buntut peristiwa tabrakan kereta di Stasiun Bekasi…

    Lelang Kejaksaan: Ferrari hingga Tas Mewah Sandra Dewi

    Jakarta – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung) bakal melelang sejumlah kendaraan hingga tas mewah milik terpidana. Salah satunya tas mewah milik istri terdakwa kasus timah Harvey Moeis, Sandra…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *