Hamas setuju bebaskan 10 sandera dalam perundingan damai Gaza

Hamas setuju bebaskan 10 sandera dalam perundingan damai Gaza

  • Kamis, 10 Juli 2025 09:23 WIB
  • waktu baca 2 menit
Hamas setuju bebaskan 10 sandera dalam perundingan damai Gaza
Ilustrasi logo Xinhua. (ANTARA/Xinhua)

Gaza (ANTARA) – Hamas pada Rabu (9/7) malam waktu setempat mengatakan bahwa mereka setuju untuk membebaskan 10 sandera, meski menyebut perundingan damai Gaza yang sedang berlangsung dengan Israel masih menghadapi “kesulitan.”

Dalam pernyataan resminya, Hamas mengatakan “telah menunjukkan fleksibilitas yang diperlukan” dan setuju membebaskan 10 sandera, untuk memastikan keberhasilan upaya-upaya yang sedang berlangsung. Sejumlah poin penting masih dinegosiasikan, dan beberapa poin yang paling penting di antaranya adalah aliran bantuan, penarikan tentara Israel dari Jalur Gaza, dan penyediaan jaminan nyata untuk gencatan senjata permanen, kata pernyataan itu.

Namun, terdapat kesulitan dalam negosiasi untuk isu-isu tersebut sejauh ini karena sikap keras kepala pihak penjajah (Israel), kata Hamas dalam pernyataannya.

Menurut stasiun televisi milik otoritas Israel Kan TV, Israel telah menyerahkan peta baru di Doha yang menguraikan penarikan mundur sebagian dari Koridor Morag, sebuah area antara Rafah dan Khan Younis, kota terbesar di Gaza selatan, yang telah direbut oleh pasukan Israel dan dijadikan sebagai zona militer yang diperkuat. Koridor yang didirikan pada April lalu itu merupakan salah satu dari beberapa “zona keamanan” yang diciptakan Israel dengan menghancurkan bangunan dan infrastruktur untuk memisahkan daerah kantong tersebut.

Para pejabat Israel sebelumnya mengatakan militer mereka tidak akan menarik diri dari Koridor Morag. Pejabat tersebut mengatakan proposal baru ini menandai “kemajuan substansial” dalam negosiasi.

Tim negosiator telah berada di Doha sejak Minggu (6/7) untuk melakukan pembicaraan tidak langsung mengenai proposal gencatan senjata selama 60 hari yang didukung oleh Amerika Serikat.

Pewarta: Xinhua
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *