Menteri PKP: Dukungan bank faktor penting keberhasilan rumah subsidi

Menteri PKP: Dukungan bank faktor penting keberhasilan rumah subsidi

  • Jumat, 27 Juni 2025 00:24 WIB
  • waktu baca 2 menit
Menteri PKP: Dukungan bank faktor penting keberhasilan rumah subsidi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara). ANTARA/Aji Cakti

Presiden RI Prabowo Subianto selalu mengajarkan bahwa tim harus kompak, kabinet kompak.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan dukungan perbankan menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan program rumah subsidi.

Pernyataannya itu merespons dukungan Bank Mandiri dalam upaya menyalurkan pembiayaan rumah subsidi melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

“Itu bagus, ya. Saya senang Bank Mandiri mendukung program Tiga Juta Rumah,” kata Ara usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian PKP, Bank Mandiri, dan BP Tapera di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, langkah Bank Mandiri tersebut merupakan wujud konkret sinergi antara perbankan dan Pemerintah.

Sinergi itu, kata dia, bukan hanya menyoal pembiayaan, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan masyarakat bisa memiliki hunian yang layak kepada masyarakat.

“Itu namanya tim. Presiden RI Prabowo Subianto selalu mengajarkan bahwa tim harus kompak, kabinet kompak,” ujar dia.

Baca juga: Penyaluran FLPP rumah subsidi terealisasi 117 ribu unit per Juni

Baca juga: Menteri PKP: Dukungan Danantara di perumahan wujud nyata RI berdikari

Untuk diketahui, Bank Mandiri menambah kuota pembiayaan rumah subsidi melalui skema FLPP menjadi 25.000 unit pada tahun ini dari sebelumnya 7.000 unit pada tahun lalu.

“Alokasi tahun ini kami diberikan kuota paling besar, yakni 25.000 unit,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi.

Salah satu bentuk penyaluran FLPP Bank Mandiri tahun ini menyasar segmen pegawai internal, baik pegawai Bank Mandiri maupun karyawan dari seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Mandiri Group.

Dari total karyawan grup Mandiri sebanyak 104.000 orang, kata Darmawan, karyawan yang belum memiliki rumah terdata sekitar 21.000 orang.

Meski begitu, Bank Mandiri tidak menetapkan kuota khusus karyawan. Darmawan hanya memastikan kuota FLPP ini tersedia di seluruh wilayah Indonesia.

Adapun realisasi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi melalui skema FLPP Bank Mandiri tercatat mencapai 4.596 unit per Mei 2025.

Angka itu tumbuh signifikan sebesar 78,8 persen (year-on-year/yoy) daripada realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *