Banjir rob, PPSU bantu pindahkan barang warga Kelurahan Pulau Pari

Banjir rob, PPSU bantu pindahkan barang warga Kelurahan Pulau Pari

  • Selasa, 24 Juni 2025 14:21 WIB
  • waktu baca 2 menit
Banjir rob, PPSU bantu pindahkan barang warga Kelurahan Pulau Pari
Banjir pesisir atau banjir rob merendam pemukiman warga di Kelurahan Pulau Pari pada Senin (23/6) malam. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu

Jakarta (ANTARA) –

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) membantu memindahkan barang milik warga Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, yang terdampak banjir rob atau banjir pesisir, yang terjadi pada Senin (23/6) malam.

“Para petugas PPSU bekerja membantu warga dengan memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih aman,” kata Lurah Pulau Pari, Muhammad Adriansyah di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Warga Muara Angke gelar resepsi pernikahan saat banjir rob

Ia mengatakan banjir rob yang terjadi pada Senin (23/6) malam membuat 20 unit rumah di Kelurahan Pulau Pari tergenang air dengan ketinggian 20-40 sentimeter (cm).

Dia mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG tentang air laut pasang, serta melapor kepada RT/RW atau kelurahan jika ada situasi darurat.

Pihaknya juga meminta kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air, agar tidak tersumbat sampah.

Baca juga: BPBD catat tiga RT di Pluit terdampak banjir rob hingga Senin dinihari

Adriansyah menegaskan pendampingan warga dalam menghadapi tantangan banjir rob terus dilakukan dengan melakukan koordinasi berbagai pihak.

“Kami juga berupaya mencari solusi terbaik demi kenyamanan dan keamanan warga di Kelurahan Pulau Pari,” katanya.

Sebelumnya BPBD DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan adanya banjir pesisir atau banjir rob di kawasan pesisir DKI Jakarta. Peringatan ini dikeluarkan ini berdasarkan informasi dari BMKG Kelas I Maritim Tanjung Priok tentang peringatan banjir rob pada 24 Juni hingga 31 Juni 2025.

Potensi banjir pesisir ini diprediksi terjadi karena adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan baru dan perigee yang terjadi pada 27 Juni 2025 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum sehingga membuat terjadinya banjir rob atau banjir pesisir di pesisir utara Jakarta seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan.

Baca juga: Banjir rob kembali rendam pemukiman warga di Muara Angke

Kemudian kawasan Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanung Priok dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pengacara Ibu Kandung Ungkap Chat Eks Suami Sebelum Bocah NS Meninggal

    Jakarta – Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan kuasa hukum ibu kandung bocah berinisial NS yang tewas diduga dianiaya oleh ibu tiri di Sukabumi. Kuasa…

    DJKA Sediakan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta, Ini Rute & Pendaftarannya

    Jakarta – Layanan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (MOTIS) kembali digelar untuk Angkutan Lebaran 2026. Program dari Kementerian Perhubungan ini ditujukan sebagai alternatif mudik yang lebih aman bagi pengguna…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *