Trump hilang kesabaran, ultimatum Iran untuk menyerah tanpa syarat

Trump hilang kesabaran, ultimatum Iran untuk menyerah tanpa syarat

  • Rabu, 18 Juni 2025 09:21 WIB
  • waktu baca 1 menit
Trump hilang kesabaran, ultimatum Iran untuk menyerah tanpa syarat
Presiden AS Donald Trump. ANTARA/Anadolu

Washington (ANTARA) – Presiden AS Donald Trump pada Selasa (17/6) menyatakan bahwa kesabarannya terhadap Iran “menipis”, serta menginginkan agar Iran dapat menyerah tanpa syarat.

Trump menyebutkan bahwa Amerika Serikat dapat dengan mudah melenyapkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tetapi memilih untuk tidak mengambil tindakan itu saat ini.

“Kami tahu persis di mana yang disebut 'Pemimpin Tertinggi' itu bersembunyi. Dia adalah target yang mudah, tetapi aman di sana – Kami tidak akan menghabisinya (membunuhnya!), setidaknya tidak untuk saat ini,” tulis Trump dalam sebuah posting Truth Social.

“Namun, kami tidak ingin rudal ditembakkan ke warga sipil, atau tentara Amerika. Kesabaran kami menipis,” lanjut pemimpin AS itu.

“MENYERAH TANPA SYARAT!” sebut Trump dalam posting Truth Social berikutnya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengunggah di Truth Social bahwa Amerika Serikat telah memperoleh kendali penuh dan total atas wilayah udara Iran.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Menlu harap ketegangan Iran-Israel selesai, semua pihak menahan diri

​​​​​​​Baca juga: Navigasi peta investasi di tengah perang Iran-Israel

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *