Rupiah menguat dipengaruhi ketidakpastian kebijakan tarif Trump

Rupiah menguat dipengaruhi ketidakpastian kebijakan tarif Trump

  • Rabu, 4 Juni 2025 17:25 WIB
  • waktu baca 2 menit
Rupiah menguat dipengaruhi ketidakpastian kebijakan tarif Trump
Petugas perbankan menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar AS. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt/aa.

Pada penutupan pasar sore ini, rupiah menguat dampak dari tren pelemahan index dolar AS seiring dengan ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Trump

Jakarta (ANTARA) – Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan, penguatan nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi ketidakpastian kebijakan tarif dari Presiden AS Donald Trump.

“Pada penutupan pasar sore ini, rupiah menguat dampak dari tren pelemahan index dolar AS seiring dengan ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Trump,” ujarnya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Mengutip Anadolu Agency, pemerintahan Trump telah meminta Pengadilan Banding AS untuk membatalkan putusan terbaru yang menyatakan tarif AS melanggar hukum dengan alasan keputusan tersebut membahayakan negosiasi perdagangan internasional.

Keputusan itu dianggap melemahkan otoritas Presiden dan mengganggu diskusi diplomatik.

Terkait persoalan tarif lainnya, AS juga berseteru dengan China. Masing-masing pihak saling menuduh telah melanggar ketentuan perjanjian perdagangan yang dicapai di Jenewa, Swiss, pada 12 Mei. Berdasarkan kesepakatan itu, kedua negara tersebut sepakat menangguhkan sebagian besar tarif selama 90 hari sejak awal April.

Karena perseteruan terbaru, dikhawatirkan tidak ada kesepakatan perdagangan yang langgeng akan tercapai dalam waktu dekat.

Juru Bicara Kedutaan Besar China di Washington Liu Pengyu menegaskan bahwa pihaknya mendesak AS segera memperbaiki tindakan yang keliru, menghentikan pembatasan diskriminatif terhadap China, dan menegakkan konsensus yang dicapai pada pembicaraan tingkat tinggi di Jenewa.

“Sementara dari domestik, pasar keuangan masih volatile yang dipengaruhi oleh data surplus perdagangan Indonesia yang terus menipis,” ucap Rully.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini di Jakarta menguat sebesar 14 poin atau 0,09 persen menjadi Rp16.295 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.309 per dolar AS.

Adapun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu justru melemah ke level Rp16.305 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.288 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah pada Rabu pagi menguat jadi Rp16.300 per dolar AS

Baca juga: Rupiah melemah dipengaruhi deflasi ekonomi Indonesia

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Kemlu: 32 WNI Evakuasi dari Iran Dijadwalkan Tiba di RI Hari Ini

    Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan saat ini, 32 warga negara Indonesia (WNI) yang telah dievakuasi dari Iran masih berada di Baku, Azerbaijan. Mereka dijadwalkan tiba di Tanah Air…

    Dari mana asal 35 juta orang asing yang tinggal di GCC?

    PENJELAS Lebih dari separuh dari 62 juta orang di enam negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) adalah pekerja asing. Hampir 62 juta orang yang tinggal di enam negara Dewan Kerjasama Teluk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *