Jamaah haji Indonesia diselamatkan teknologi medis modern Saudi

Info Haji 2025

Jamaah haji Indonesia diselamatkan teknologi medis modern Saudi

  • Minggu, 1 Juni 2025 11:23 WIB
  • waktu baca 2 menit
Jamaah haji Indonesia diselamatkan teknologi medis modern Saudi
Arsip – Jamaah haji dari berbagai pelosok dunia melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, pada 30 Mei 2025. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/nym)

Makkah (ANTARA) – Seorang jamaah haji asal Indonesia yang jatuh sakit berhasil diselamatkan berkat penanganan cepat sistem layanan gawat darurat Arab Saudi, kantor berita SPA melaporkan pada Minggu (1/6).

Jamaah itu dirujuk ke King Abdullah Medical City di Makkah melalui platform Ehalati (Rujukanku) yang menghubungkan fasilitas kesehatan di seluruh negara kerajaan itu.

Menurut otoritas kesehatan setempat, jamaah haji tersebut didiagnosis menderita sepsis—infeksi berat yang menyebar ke seluruh tubuh— yang disebabkan oleh sumbatan akut pada saluran empedu.

Pemeriksaan lebih lanjut menemukan adanya tumor pankreas yang telah menyebar ke lambung dan usus halus.

Setibanya di King Abdullah Medical City, pasien itu segera dirawat di unit perawatan kritis.

Tim dokter spesialis yang dipimpin Mohammed Saeed Khan melakukan tindakan darurat dengan menggunakan sistem SpyGlass, salah satu teknologi endoskopi tercanggih di dunia.

Tim tersebut melakukan tindakan darurat untuk melebarkan saluran empedu yang tersumbat dengan menggunakan balon CRE.

Setelah saluran terbuka, mereka kemudian memasang stent logam yang bisa mengembang sendiri di dalam saluran empedu itu dengan panduan radiologi.

Prosedur ini ternyata berhasil membuka kembali saluran hati, sehingga infeksi akut teratasi, menurut laporan SPA.

Teknologi Medis Modern

Penerapan teknologi canggih telah meningkatkan pemantauan kesehatan jamaah haji dan akses mereka ke layanan medis komprehensif di pusat kesehatan di Tanah Suci secara signifikan.

Pusat kesehatan itu mencakup berbagai rumah sakit dan pusat perawatan kesehatan primer di seluruh Makkah dan tempat-tempat suci lainnya di Arab Saudi.

Upaya ini merupakan bagian dari inisiatif kerajaan yang berkelanjutan untuk memastikan bahwa semua jamaah dapat menjalankan ibadah haji mereka dengan aman dan nyaman, yang sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030.

Sumber: SPA

Baca juga: Jamaah haji rasakan manfaat senam rutin untuk kesehatan jelang Armuzna
Baca juga: 25 calon haji dirawat akibat gangguan tulang dan sendi

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Polri Kerahkan 317 Ribu Personel Amankan Malam Takbiran se-Indonesia

    Jakarta – Polri telah menyiapkan skema pengamanan malam takbiran Idul Fitri atau Lebaran 2026. Ada 317.000 personel yang dilibatkan dalam pengamanan malam ini. “Pengamanan tahun ini melibatkan total 317.666 personel…

    Puan Harap Idul Fitri 1447 H Jadi Momentum Memperkuat Kebersamaan

    Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dia berharap momen Lebaran 2026 dapat mempererat kebersamaan bangsa untuk membangun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *