Rusia, Ukraina adakan pertukaran tawanan perang tahap kedua

Rusia, Ukraina adakan pertukaran tawanan perang tahap kedua

  • Minggu, 25 Mei 2025 12:23 WIB
  • waktu baca 1 menit
Rusia, Ukraina adakan pertukaran tawanan perang tahap kedua
Gedung Kementerian Pertahanan Rusia di Moskow. ANTARA/Xinhua/aa.

Moskow (ANTARA) – Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu mengumumkan bahwa Moskow dan Kiev masing-masing telah menukar 307 prajurit dalam pertukaran skala besar tahap kedua yang dilakukan berdasarkan ketentuan perjanjian yang dicapai di Istanbul pekan lalu.

“Pada 24 Mei, sesuai dengan perjanjian Rusia-Ukraina yang dicapai pada 16 Mei di Istanbul, 307 prajurit Rusia lainnya dikembalikan dari wilayah yang dikuasai oleh rezim Kiev,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Sebagai gantinya, 307 personel militer Ukraina dikembalikan ke Kiev.

Menurut kementerian tersebut, prajurit dan warga sipil Rusia yang kembali saat ini berada di Belarus, di mana mereka menerima bantuan psikologis dan perawatan medis.

Semua individu yang dipulangkan akan dipindahkan ke fasilitas medis di Rusia untuk perawatan dan rehabilitasi lebih lanjut, menurut pernyataan tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa pertukaran skala besar yang diprakarsai oleh Moskow itu diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Pada Jumat, Moskow dan Kiev masing-masing menukar 270 prajurit dan 120 warga sipil dalam pertukaran skala besar tahap pertama.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Rusia dan Ukraina lakukan pertukaran tahanan skala besar

Baca juga: Zelenskyy: Rusia-Ukraina bisa teken nota gencatan senjata

Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemerintah Gelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal Besok

    KEMENTERIAN Agama akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah. Penentuan hari raya Idul Fitri akan didasarkan pada hasil hisab dan rukyatul hilal. Kepala…

    Kemenag: Ada Kemungkinan 1 Syawal Sama dengan Muhammadiyah

    KEMENTERIAN Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah. Penentuan hari raya Idulfitri akan didasarkan pada hasil hisab dan rukyatul hilal. Kepala…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *