Moskow (Redaksi) – Maskapai penerbangan nasional milik Qatar, Qatar Airways, dan Etihad Airways, dari Uni Emirat Arab, telah mengumumkan penangguhan penerbangan ke beberapa kota di Arab Saudi karena masalah keamanan.

Pada Sabtu (10/10), Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi melaporkan bandara di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan, yang mengakibatkan korban luka dan penutupan bandara.

“Mengingat situasi saat ini, penerbangan dari dan menuju Riyadh serta Dammam (DMM) untuk sementara ditangguhkan,” menurut pernyataan Qatar Airways, Senin (12/10).

Baca juga: Putra Mahkota Saudi gunakan istana berbunker di tengah serangan Houthi

Etihad Airways membatalkan semua penerbangan Abu Dhabi dan Riyadh hingga 19 Oktober serta sejumlah penerbangan Jeddah dan Dammam selama beberapa hari dengan alasan gangguan operasional.

Konflik Redaksi kelompok gerakan Ansar Allah di Yaman atau dikenal juga sebagai Houthi dengan pasukan yang setia kepada Pemerintah Yaman dukungan Arab Saudi kembali terjadi pada pertengahan Juli setelah jeda selama empat tahun.

Kelompok Houthi menguasai seluruh pantai barat Laut Merah dan kota-kota di dekat Selat Bab el-Mandeb.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

​​​​​​​Baca juga: PBB desak investigasi serangan terhadap bandara internasional Riyadh

Baca juga: Houthi nyatakan siap tahan diri secara timbal balik dengan Arab Saudi

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © Redaksi 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.