PNM Pekanbaru berikan pembinaan kepada 40 ibu nasabah pelaku usaha

PNM Pekanbaru berikan pembinaan kepada 40 ibu nasabah pelaku usaha

  • Jumat, 9 Mei 2025 21:02 WIB
  • waktu baca 2 menit
PNM Pekanbaru berikan pembinaan kepada 40 ibu nasabah pelaku usaha
Kepala Biro LKBN ANTARA Riau Afut Syafril ketika memberikan materi pelatihan pemberdayaan kepada nasabah PNM Pekanbaru terkait penggunaan media sosial untuk memasarkan produk di Pekanbaru, Riau, Jumat (9/5/2025). ANTARA/Annisa Firdausi

Pertemuan ini mungkin hanya membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit, tapi efeknya besar untuk kekompakan kelompok dan peningkatan kapasitas usaha

Pekanbaru, Riau (ANTARA) – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Pekanbaru, Provinsi Riau, memberikan program pembinaan dan pemberdayaan Mba Maya 2025 kepada 40 ibu, yang merupakan nasabah pelaku usaha di Aula Kantor Kepala Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat.

Kepala Area Bisnis Kampar 1 PT PNM Cici Meilinda mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya PNM dalam mendorong kemandirian perempuan pelaku usaha ultra mikro melalui pendampingan rutin dan penguatan kapasitas.

Dia menekankan pentingnya pertemuan kelompok yang dilakukan setiap pekan.

“Pertemuan ini mungkin hanya membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit, tapi efeknya besar untuk kekompakan kelompok dan peningkatan kapasitas usaha,” kata Cici saat kegiatan.

Baca juga: PNM Pekanbaru: Dampingi Nasabah menjadi Pahlawan Ekonomi Keluarga

Baca juga: Erick sebut 21,2 juta ibu usahawan akses pembiayaan PNM Mekaar

Menurutnya, kehadiran aktif dalam pertemuan memberi banyak manfaat, termasuk penghargaan bagi nasabah yang konsisten.

PNM berharap melalui program Mba Maya 2025, para ibu nasabah tidak hanya mendapat akses permodalan, tetapi juga menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri secara ekonomi.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir Kepala Biro Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA Riau Afut Syafril, yang memberikan materi seputar kepemimpinan bagi ibu-ibu pelaku usaha.

Ia menyampaikan bahwa pemimpin yang baik harus menjadi teladan, mampu mendengar pelanggan atau anggota, berani mengambil keputusan, serta memiliki kesabaran dan kegigihan.

Afut juga mendorong para nasabah untuk memanfaatkan teknologi secara maksimal, termasuk penggunaan handphone dan internet guna menunjang promosi dan pengembangan usaha.

“Ibu-ibu harus perhatikan detail saat memotret produk. Pastikan pencahayaan cukup, latar belakang bersih, dan ambil dari sudut yang menarik agar foto terlihat profesional dan bisa menarik minat konsumen,” ujar Afut.

Baca juga: PNM komitmen terus layani pengusaha ultra mikro hingga pelosok negeri

Baca juga: PNM dorong pengentasan kemiskinan antargenerasi melalui beasiswa pendidikan bagi anak nasabah

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Irjen Daniel Silitonga Jadi Gubernur Akpol, Irjen Midi Kasespim Lemdiklat

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi sejumlah jabatan. Dua di antaranya adalah posisi Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) dan Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat…

    KBRI Minta WNI di Bahrain Waspada Usai Markas Militer AS Diserang Iran

    Jakarta – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manama, Bahrain, membenarkan bahwa ada serangan di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Juffair. Warga negara Indonesia (WNI) di Bahrain diminta tetap…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *