Pelatih sebut strategi dan pelanggaran penyebab Pacific kalah

Pelatih sebut strategi dan pelanggaran penyebab Pacific kalah

  • Kamis, 1 Mei 2025 04:40 WIB
  • waktu baca 2 menit
Pelatih sebut strategi dan pelanggaran penyebab Pacific kalah
Pebasket Pacific Caesar Surabaya Adonnecy Joshua Bramah (kanan) mengoper bola dengan diadang pebasket Pelita Jaya Basketball Jakarta Agassi Yeshe Goantara (tengah) pada pertandingan Indonesian Baskeball League (IBL) 2025 di GOR Pacific Caesar Surabaya, Jawa Timur, Rabu (30/4/2025). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi

Surabaya (ANTARA) – Pelatih Pacific Caesar Surabaya Andika Supriadi Saputra menyatakan strategi yang berjalan kurang baik dan pelanggaran pada menit akhir membuat timnya kalah kandang 94-101 dari Pelita Jaya.

“Kalau dibilang faktor kelemahan, tidak ada sih. Eksekusi di lapangan sudah bagus. Tapi ada strategi bertahan yang kurang, terus ada faktor seperti foul di corner,” kata Andika dalam konferensi pers setelah pertandingan di Gor Pacific Caesar Surabaya, Rabu malam.

Andika menegaskan Pacific Caesar tetap bertumpu pada pertahanan yang solid, bukan serangan.

Meskipun strategi tim sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana, terutama pertahanan, hasil akhir tidak berpihak kepada Pacific.

Dia menilai mental pemain menjadi modal penting, termasuk untuk laga-laga berikutnya.

Baca juga: Pelita Jaya kandaskan Pacific Caesar 101-94

“Karakter tim adalah defense. Karena tanpa defense, kami tidak akan bisa meraih poin sampai 90 ke atas,” kata Andika.

Pacific menyatakan banyak belajar dari tim papan atas yang banyak diperkuat pemain-pemain tim nasional dan berkualitas.

Menghadapi jadwal padat pekan depan, Andika menekankan pentingnya pemulihan fisik sebagai prioritas utama dalam persiapan tim.

“Yang paling penting sih istirahat. Karena minggu depan adalah game back-to-back. Jadi, prioritas utama kita adalah istirahat,” tuturnya.

Pelita Jaya masih memuncaki klasemen IBL 2025 dan mengoleksi 31 poin, setelah memenangkan 14 dari 17 laga, sedangkan Pacific Caesar Surabaya tertahan pada peringkat ke-10 dengan 21 poin.

Baca juga: Prosper: Konsep baru IBL All-Star 2025 bagus untuk mental pemain muda

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *