Komisi VII DPR RI tinjau kinerja lembaga penyiaran di Kalbar

Komisi VII DPR RI tinjau kinerja lembaga penyiaran di Kalbar

  • Rabu, 19 Februari 2025 10:52 WIB
  • waktu baca 2 menit
Komisi VII DPR RI tinjau kinerja lembaga penyiaran di Kalbar
Tim Komisi VI DPR RI melakukan pertemuan dengan Kepala TVRI, RRI dan ANTARA Kalimantan Barat dalam rangka memastikan lembaga penyiaran publik tetap menjalankan tugasnya secara independen dan profesional di tengah era digitalisasi yang terus berkembang. (ANTARA/Rendra Oxtora)

Pontianak (ANTARA) – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kalimantan Barat guna meninjau peran dan kinerja tiga lembaga penyiaran publik, yaitu TVRI, RRI, dan LKBN ANTARA, dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

“Kunjungan yang dilakukan hari ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas lembaga penyiaran dalam menjalankan fungsi penyebaran informasi yang berkualitas, edukatif dan mendukung kepentingan nasional,” kata Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim di Pontianak, Rabu.

Baca juga: Pengamat: DPR perlu perkuat Lembaga Penyiaran Publik

Dia menambahkan kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan lembaga penyiaran publik tetap menjalankan tugasnya secara independen dan profesional di tengah era digitalisasi yang terus berkembang.

“Kami ingin melihat sejauh mana peran TVRI, RRI, dan LKBN ANTARA dalam menyampaikan informasi yang berimbang, serta bagaimana strategi mereka dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan disrupsi media saat ini,” tuturnya.

Dalam kunjungan ini, Komisi VII DPR RI akan mengadakan dialog dengan para pimpinan serta tenaga profesional dari masing-masing lembaga untuk mendapatkan gambaran langsung terkait program-program yang telah dijalankan, kendala yang dihadapi, serta rencana pengembangan ke depan.

Salah satu fokus utama adalah upaya lembaga penyiaran dalam meningkatkan jangkauan informasi, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan, yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi nasional maupun lokal.

Baca juga: Kemenkominfo sebut dua lembaga penyiaran sudah komitmen siaran di 3T

Baca juga: DPR RI: Lembaga penyiaran dapat tingkatkan keterampilan perempuan

“Selain itu, Komisi VII DPR RI juga akan meninjau penggunaan anggaran dan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing lembaga untuk memastikan efisiensi dalam operasional penyiaran,” kata Chusnunia Chalim yang juga Wakil Ketua Komisi VII DPR RI.

Melalui kunjungan ini diharapkan peran lembaga penyiaran publik semakin dioptimalkan dalam menyediakan informasi yang akurat, kredibel, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat keberadaan media negara di tengah persaingan industri media yang semakin kompetitif.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung

    Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…

    PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar

    Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *