BPBD Muara Enim catat 335 rumah warga terdampak banjir

BPBD Muara Enim catat 335 rumah warga terdampak banjir

  • Minggu, 16 Februari 2025 10:52 WIB
BPBD Muara Enim catat 335 rumah warga terdampak banjir
Personel BPBD Muara Enim mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet. (ANTARA/Edo Purmana)

Muaraenim (ANTARA) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 335 unit rumah warga di wilayah setempat terdampak bencana banjir akibat luapan air sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra di Muara Enim, Minggu, mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu (15/2) pukul 09.43 WIB menimbulkan dampak bencana banjir melanda wilayah setempat.

Baca juga: BPBD Muara Enim perpanjang status siaga darurat banjir dan longsor

Setidaknya tercatat sebanyak 335 unit rumah warga di dalam kota terdampak banjir dengan ketinggian air antara 30 sentimeter hingga satu meter.

Adapun wilayah terdampak banjir meliputi Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Pasar III, Kelurahan Muara Enim, Desa Kepur, Jalan Ade Irma Suryani, dan Perumahan Pelita Sari Residen, Kelurahan Pasar I.

Bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun aktivitas masyarakat terganggu, karena banjir menggenangi rumah warga hingga ruas jalan di wilayah itu.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Namun, aktivitas warga sempat terganggu, karena air masuk ke rumah penduduk,” katanya.

Terkait hal itu, pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi banjir untuk mengevakuasi korban ke tempat yang aman menggunakan perahu karet guna mengantisipasi korban jiwa.

Personel di lapangan juga membantu warga terdampak banjir untuk membersihkan lumpur di dalam rumah yang terbawa arus banjir.

“Saat ini banjir sudah surut dan aktivitas masyarakat sudah kembali normal,” ujarnya.

Baca juga: BPBD nyatakan kondisi Muara Enim mulai kondusif setelah dilanda banjir

Baca juga: BPBD: Kebutuhan logistik ribuan korban banjir Muara Enim terjamin

Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada menghadapi potensi bencana banjir susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kami juga mengaktifkan kembali posko penanggulangan bencana di daerah rawan banjir dan tanah longsor agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin,” ujarnya.

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Prabowo Akan Takbiran di Sumut dan Salat Idul Fitri di Aceh

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melaksanakan rangkaian kegiatan Idul Fitri di dua wilayah berbeda di Pulau Sumatera. Ia akan mengikuti malam takbiran di Sumatera Utara dan melanjutkan pelaksanaan…

    Tiga orang didakwa di AS karena menyelundupkan chip AI ke Tiongkok

    AS mendakwa sejumlah pria yang dilaporkan terkait dengan Super Micro Computer karena membantu menyelundupkan chip AI senilai miliaran dolar ke Tiongkok. Tiga orang yang terkait dengan pembuat server kecerdasan buatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *