Jakarta (Redaksi) – Judoka Indonesia Indah Permatasari kalah melawan wakil dari Thailand Thonthan Satjadet melalui waza-ari pada pertandingan babak 16 besar kelas +78 kilogram putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, di Aichi International Arena, Jepang, Jumat.

Berdasarkan statistik penyelenggara, Indah harus mengakhiri perjuangannya setelah bertarung ketat menghadapi Satjadet.

Judoka Indonesia tersebut berusaha menjaga jarak dan mencari celah untuk melakukan serangan, sementara lawan tampil disiplin dengan mengantisipasi setiap upaya serangan dari Indah.

Dalam pertarungan itu, Indah sempat mendapatkan satu yuko dan mencatatkan satu shido. Namun, lawan mampu mengamankan satu waza-ari dan membuat dua shido sepanjang pertandingan. Keunggulan waza-ari itu menjadi pembeda hingga pertarungan berakhir.

Baca juga: Ganda putri Fitriana/Fadona melaju ke final padel Asian Games

Indah yang berumur 26 tahun, berupaya mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan tekanan pada bagian akhir pertandingan, tetapi tidak berhasil menghasilkan skor yang dapat menyamakan kedudukan.

Thonthan Satjadet yang berusia 32 tahun dinyatakan sebagai pemenang dan berhak melaju ke babak perempat final nomor +78 kilogram putri.

Sementara itu, langkah Indah di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terhenti pada babak 16 besar. Sedangkan Satjadet akan melawan atlet asal Korea Selatan Lee Hyeon-ji pada perempat final.

Baca juga: I Made Sastra gagal tembus perempat final judo putra

Baca juga: Langkah Varadisa Septi terhenti di perempat final gulat putri

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © Redaksi 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.