Menkomdigi bertemu Duta Besar Estonia, bahas kerja sama keamanan siber

Menkomdigi bertemu Duta Besar Estonia, bahas kerja sama keamanan siber

  • Jumat, 20 Desember 2024 10:05 WIB
Menkomdigi bertemu Duta Besar Estonia, bahas kerja sama keamanan siber
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kanan) bertemu dengan Duta Besar Estonia untuk Indonesia Priit Turk di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Kamis (19/12/2024). (ANTARA/HO-Kemkomdigi)

Jakarta (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid pada Kamis (19/12) bertemu dengan Duta Besar Estonia untuk Indonesia Priit Turk, antara lain membahas kerja sama kedua negara dalam bidang keamanan siber.

“Keamanan siber merupakan fondasi penting dalam mencapai transformasi digital Indonesia yang inklusif, memberdayakan, dan terpercaya. Kolaborasi dengan Estonia merupakan langkah penting dalam memperkuat keamanan siber di Indonesia,” kata Meutya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Jumat.

Estonia, yang termasuk negara dengan keamanan siber bagus menurut National Cyber Security Index 2023, siap berbagi ilmu dan pengalaman dengan Indonesia.

Saat melakukan pertemuan dengan Mekomdigi di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital RI di Jakarta, Duta Besar Turk menyatakan komitmen pemerintahnya untuk mendukung upaya Indonesia.

Pemerintah Indonesia dan Estonia telah sepakat untuk menjalin kemitraan strategis di bidang keamanan siber, yang mencakup pertukaran informasi, pelatihan, dan penerapan sistem keamanan siber terbaru.

Kerja sama kedua negara diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis Indonesia dalam menghadapi ancaman siber serta menghadirkan peluang untuk membangun kebijakan dan infrastruktur digital yang lebih tangguh dan aman.

Selain itu, kemitraan kedua negara diharapkan dapat berkontribusi pada stabilitas keamanan siber nasional, regional, dan global.

Baca juga: Kemkomdigi siapkan sistem keamanan siber

Baca juga: Indonesia-Australia berkomitmen perkuat kemitraan keamanan siber

Baca juga: Uni Eropa adopsi undang-undang baru untuk tingkatkan pertahanan siber

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2024

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    PSI Targetkan Seluruh Struktur Partai Rampung Medio 2026

    KETUA Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia, Bestari Barus, mengatakan PSI menargetkan semua struktur partai rampung sebelum verifikasi faktual pada pertengahan 2027. Namun Bestari berharap struktur partai bisa selesai sebelum…

    Biaya Konsumsi Jemaah Haji Turun, Gramasi Makanan Naik

    PEMERINTAH mengakui adanya sejumlah persoalan dalam sistem penyelenggaraan haji, termasuk pada pengadaan konsumsi jemaah. Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah memastikan perbaikan telah dilakukan, terutama terkait kualitas dan gramasi atau…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *