Pj Gubernur: Hadirnya FKP3 Jabar perkuat sinergi pada mitigasi bencana
- Selasa, 3 Desember 2024 23:44 WIB
Peran potensi SAR sangatlah penting dan kegiatan ini semoga dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi Basarnas dengan potensi SAR
Bandung (ANTARA) –
Bey di Bandung Selasa mengatakan, dengan adanya FKP3 Jabar, akan kian banyak organisasi yang terlibat dalam penanganan maupun mitigasi bencana, sehingga diharapkan penanganan bencana di daerah dapat terlaksana lebih cepat.
“Kadang bencana kan lebih cepat di medsos -informasinya-. Basarnas terbatas, BPBD juga terbatas. Kadang jauh dari lokasi. Teman-teman penggiat, aktivis lebih cepat. Tapi saya minta agar -tetap- koordinasi, agar tidak salah dalam melakukan pertolongan,” ujar Bey Machmudin.
Dia melanjutkan, ke depan harus ada pelatihan yang diberikan kepada FKP3 untuk menambah pengetahuan mereka dalam mitigasi dan penanganan bencana.
Walaupun diakuinya, yang terpenting adalah mengedukasi masyarakat sejak dini dan berjenjang, bagaimana menghadapi ancaman bencana.
“Seperti sekarang kan hujan, kadang banjir. Anak-anak malah senang bermain, berenang. Kita tidak tahu apakah ada aliran yang deras,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono menjelaskan bahwa institusinya sebagai leading sector di bidang SAR di tanah air tidak dapat bekerja sendiri di lapangan, butuh dukungan setiap pihak.
Sumber daya manusia dan sarana prasarana yang dimiliki Basarnas tidak sebanding dengan area wilayah tanah air yang begitu luas dengan kuantitas penduduk yang ada saat ini.
“Oleh karenanya peran potensi SAR sangatlah penting dan kegiatan ini semoga dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi Basarnas dengan potensi SAR,” ucap Haryono.
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2024
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kampung Sawah Imbas Luapan Kali Cakung
Jakarta – Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), terendam banjir pagi ini. Banjir terjadi akibat Kali Cakung meluap. “Di sini sudah lebih dari dua kali…
PBNU Gelar Rapat Pleno setelah Sepakat Agendakan Muktamar
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Miftachul Akhyar dan Katib Ahmad Tajul Mafakhir menyampaikan warkat undangan kepada jajaran PBNU untuk menghadiri pelaksanaan rapat pleno organisasi. Surat undangan rapat tersebut diterbitkan…






